Page 24 - Modul_9-dikonversi
P. 24
• 1 = 1×5 = 5
4 4×5 20
• 2 = 2×4 = 8
5 5×4 20
• 3 = 3×2 = 6
10 10×2 20
• 5 = 5×10 = 50
2 2×10 20
Langkah 2 : urutkan pecahan diatas yang penyebutnya sudah
sama sesuai dengan persoalan.
a. Urutan dari yang terkecil.
1 3 2 3 5
, , , ,
4 10 5 5 2
b. Urutan dari yang terbesar.
5 3 2 3 1
, , , ,
2 5 5 10 4
D. Sifat Operasi Hitung Bilangan Pecahan
Dalam bilangan pecahan juga memiliki sifat operasi hitung yang
sama dengan bilangan bulat, yaitu sifat penjumlahan, sifat
pengurangan, sifat perkalian, dan sifat pembagian.
1. Sifat Penjumlahan Bilangan Pecahan
a. Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama
Ketika dua bilangan sudah memiliki penyebut yang sama,
operasi penjumlahan dilakukan dengan menambahkan
pembilang dari kedua pecahan tersebut atau bisa dengan
menggunakan bantuan bangun datar. Contoh : tentukan hasil
1
3
dari +
5 5
Penyelesaian :
Pada gambar diatas nampak jelas luar bagian yang diarsir
sama. Karenaluas bagiannya telah sama, maka kita dapat
menggabungkan bagian- bagianyang diarsir, sehingga dari
1
4
3
gambar di atas, tampak bahwa + = . Dan bisa dengan
5 5 5
23

