Page 11 - MODUL MATERI TOLAK PELURU
P. 11
Setelah peluru terlempar, kemungkinan besar tubuh masih akan berputar karena energi
yang dilepaskan membentuk garis putaran tubuh.
3. Gaya Samping (Klasik)
Gaya samping atau klasik merupakan gaya tolak peluru yang paling tua dan tidak
diketahui penemunya. Pada gaya ini, atlet menggunakan awalan menyamping, yaitu tubuh
menghadap ke samping dalam posisi siap sebelum melakukan tolakan.
Tidak seperti gaya lainnya, peluru dipegang menggunakan kedua tangan. Tangan kanan
menyangga peluru di atas bahu, sedangkan tangan kiri memegang peluru bagian atas. Akan
tetapi, pada saat melempar, atlet hanya menggunakan satu tangan.
Sampai sekarang, cabang olahraga tolak peluru belum sepopuler cabang atletik lainnya.
Semoga dengan informasi lengkap ini, tolak peluru semakin dikenal dengan lebih baik lagi di
Indonesia dan menghasilkan atlet-atlet berprestasi di tingkat dunia.
H. BERIKUT BEBERAPA YANG MENJADI KEGAGALAN DALAM TOLAK PELURU
PADA UMUMNYA :
1. Mengenai batas pada balok bagian atas
2. Mengenai lingkaran di luar tanah
3. Keluar atau masuk lingkaran dari muka garis tengah
4. Ketika dipanggil selama kurang lebih 3 menit sebelum menolak
5. Menaruh peluru dibelakang kepala
6. Peluru terjatuh di luar sektor lingkaran
7. Menginjak garis lingkaran lapangan
8. Keluar lewat depan garis lingkaran
9. Keluar lingkaran tidak berjalan dengan tenang
10. Gagal melempar peluru sebanyak 3 kali lemparan.

