Page 182 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 182
Daden Sukendar | Aktifis Sosial dari Pesantren
Banyak yang bertanya kenapa bisa seorang laki-laki bisa masuk
ke dalam lingkaran Komnas Perempuan. Bagi Daden, untuk ber-
manfaat kepada masyarakat bisa masuk lewat pintu manapapun.
Daden juga terpilih menjadi salah satu dari 115 peserta Program
Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LVI Tahun Ajaran 2017
Lemhannas RI.
Program ini dilaksanakan selama 7 bulan dengan 2 sistem, yai-
tu: Sistem off campus dengan metode e-learning dan teleconfer-
ence, dilaksanakan selama satu bulan yang dapat dilakukan dari
kantor/tempat kerja masing-masing peserta. Kedua, sistem on
campus dengan metode ceramah dan diskusi, dilaksanakan sela-
ma 6 bulan yang dilakukan di Lemhannas RI. Rata-rata peserta
PPRA adalah pihak TNI dan Polri serta PNS. Para peserta bukan
hanya dari Indonesia, tetapi juga dari 12 negara.Seperti Malay-
sia, Arab Saudi, Pakistan, Vietnam, Laos, Srilanka,Singapore,
dan lainnya.
Dalam sistem on campus, para peserta Pendidikan menggu-
nakan baju seragam kebesarannya, sedangkan Daden menggu-
nakan pakaian rapi biasa dengan songkok nasional yang selalu
terlihat di kepalanya. Dengan songkok yang selalu bertengger
di kepalanya, dia menjadi dikenal sebagai orang yang paham
agama. Jadi saat sholat bersama, Daden selalu dijadikan imam.
Atau saat ada permasalahan tentang agama, Daden dijadikan pa-
tokan hukum. Semua peserta menjadi dekat dengannya.
Berteman Baik dengan Pendeta
Pola pikir Daden sangat pluralis dan toleran. Teman-temann-
ya pun berasal dari berbagai kelompok dan agama. Salah satu
teman yang akrab dengannya adalah pendeta Ones Simusdani,
saat ini pindah ke Bekasi. Pendeta Ones pernah berujar bah-
wa jika semua umat Islam seperti Daden, maka Indonesia bisa
| 168

