Page 199 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 199
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
Mengubah Budaya Instan
Pilihan Deden untuk mengembangkan usaha furnitur, dikare-
nakan Ciamis merupakan daerah yang menghasilkan kayu un-
tuk bahan baku meubel. Dia sangat menyayangkan, selama ini
banyak kayu jenis mahoni dan jati yang di kirim ke Jepara, kota
yang identik dengan ukirannya itu, justru didatangkan dari ka-
bupaten Ciamis.
Dia juga ingin mengubah kultur kebanyakan warga Ciamis yang
serba instan. Padahal jika ada kemauan, Ciamis bisa memper-
oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang luar biasa dari per-
kayuan. “Dengan membuat sentral meubel di Ciamis, maka
kayu-kayu itu tidak harus lagi dikirim kedaerah lain. Saya ya-
kin, dengan begitu, lapangan kerja akan bertambah banyak. Bisa
membantu mengurangi kemiskinan. Orang tidak harus cari kerja
keluar Ciamis,” tandasnya.
Ke depan, Deden bercita-cita ingin mendirikan perguruan tinggi
di Ciamis yang bisa mencetak para ustadz-uztadz di Kabupaten
Ciamis, sehingga bisa menyebarkan syiar Islam di seluruh pen-
juru dunia.
Kesuksesan Deden tidak terlepas dari ketekunannya dalam be-
lajar. Ia mengaku setiap hari perlu memperdalam ilmu dengan
membaca buku dan berdiskusi atau berdialog. Dengan berdi-
alog, seseorang bisa memahami dan menyerap langsung ilmu
dan pengalaman orang lain. “Pola ini juga saya terapkan kepada
anak-anak. Perbanyak ilmu dengan banyak baca buku dan dia-
log,” jelasnya.
Mimpi Deden utuk syiar Islam ingin diwujudkannya dengan
membuka banyak cabang pesantren. Tidak harus tergantung
| 185

