Page 435 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 435
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
tab Tasauf Alhiqam, dan membudayakan Khotmil Qur’an.
Di samping melaksanakan kegiatan pengajian, untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya maka pada Tahun 2003, Supirman mencari
peruntungan kembali dengan bekerja sebagai tenaga marketing
produk P&G PT. Wicaksana Bengkulu. Baginya hidup adalah
sebuah perjalanan yang harus dilalui dengan kegigihan. Beliau
selalu aktif dalam berbagai hal.
Sejak 2000-2005 beliau bergabung dengan GP Ansor Bengkulu
sebagai wakil ketua wilayah Bengkulu, kemudian dengan kom-
petensi yang dimilikinya beliau menjabat sebagai Sekretaris
Cabang Kota Bengkulu periode 2006 sampai dengan 2011 dan
dipercaya menghadiri acara Musyawarah Cabang (Muscab) NU
(Nahdatul Ulama).
Merintis Yayasan, Menebar Ilmu Pengetahuan
Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang bermanfaat bagi
orang lain, maka dengan pengetahuan yang dimilikinya, dengan
upaya dan tekad yang bulat untuk menjadi orang lebih berman-
faat, pada tahun 2006, bersama-sama dengan Ansori Ishaq, KH.
Hasbullah Ahmad, dan rekan-rekannya, ia mendirikan sebuah
yayasan yang mereka beri nama Ja-Al Haaq (Yayasan Jami-
yah Khotmil Quran). Dari yayasan yang berasal dari kelompok
pengajian ini, mereka lalu mendirikan Pondok Pesantren Setot
Alibasyah jenjang pendidikan madrasah tsanawiayah (MTS) di
Bengkulu.
MTS ini pada awalnya hanya berjumlah 9 orang dan hanya
menumpang di Gedung PT. Propela. dimana, pada masa itu,
Supirman menjabat sebagai Ketua Yayasan pada periode 2006
sampai dengan 2012. Dengan berbagai upaya pengembangan,
| 421

