Page 433 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 433

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            sebagai salah seorang penceramah yang cukup terkenal. Awal
            itulah yang membuka jalan bagi beliau memberanikan diri un-
            tuk tampil di muka umum, dan mulai menyiarkan ajaran-ajaran
            Islam.


            Seiring waktu berjalan, pada tahun 1996, beliau memutuskan
            untuk kembali ke Bengkulu dan mencari peruntungan di daer-
            ah sendiri. Selalu ada harapan bagi orang yang sering berdoa
            dan selalu ada jalan bagi seseorang yang gemar berusaha. De-
            mikian juga yang dilalui oleh Supirman, dengan usaha dan doa
            yang gigih beliau mencari pekerjaan di berbagai bidang, yang
            akhirnya beliau bekerja pada PT. Ausralia Milk Industri Cabang
            Palembang di Bengkulu Tahun 1996-1998 sebagai tenaga mar-
            keting.


            Bekerja sebagai sales, dengan menjualkan produk dari rumah
            ke rumah bukanlah perkara muda, apalagi produk yang dijual
            adalah produk-produk baru, tidak sedikit beliau menerima pe-
            nolakan terhadap produk yang akan dijualnya tersebut. Bahkan
            tidak hanya itu, cemoohan dari orang-orang disekitar terhadap
            beliau adalah hal yang biasa baginya. Lulusan sarjana agama
            yang akhirnya hanya jadi seorang sales menjadi perbincangan
            orang-orang di lingkungannya. Namun hal itu tak menggentar-
            kan semangatnya. Beliau terus berjalan dari satu rumah ke ru-
            mah lain menyusuri panas kota, berharap ada seseorang ingin
            membeli produk yang dijualnya.

            Namun, mengingat pekerjaan tersebut tidak cukup memenuhi
            kebutuhan hidupnya, maka Supirman mencoba melamar pada
            perusahaan lain, hingga padatahun 1998-1999 Supirman beker-
            ja di PT Pelangi Mulia Palembang salah satu perusahaan yang
            bergerak dibidang distributor sembako sebagai tenaga supervi-
            sor.



                                                                      | 419
   428   429   430   431   432   433   434   435   436   437   438