Page 429 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 429
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
meninggalkan kampung halaman merantau ke Padang Sumatera
Barat, ikut bersama Abu Bakar, seorang guru MA yang merupa-
kan alumni IAIN Imam Bonjol Sumatera Barat. Pada saat itu,
Abu Bakar menganjurkannya mendaftar pada Fakultas Tarbiyah,
hanya saja, beliau mempunyai pilihan tersendiri untuk kejuruan.
Dengan alasan ingin bercita-cita menjadi Hakim Agama, maka
ia memilih mendaftar pada Fakultas Syari’ah Jurusan Penga-
dilan Agama. Bagi Supirman, mempelajari Hukum Keluarga
dan Peradilan Islam adalah satu langkah untuk menambah ke-
mampuan, nilai, kemantapan aqidah serta dapat mengembang-
kan keilmuannya di tengah-tengah masyarakat.
Semasa duduk di bangku perkuliahan, laki-laki berkulit sawo
matang ini, sehari-harinya menetap di mushala Jalan Kampung
Klawi, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Dengan semangat yang
tinggi, ia menyusuri jalan menuju kampus menggunakan Sepeda
dengan jarak tempuh sekitar 12 kilometer. Selain melakukan ak-
tivitas perkuliahan, beliau menyempatkan diri mengajar mengaji
pada anak-anak MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah) dan juga
sebagai guru private mengaji. Tidak hanya itu, Supirman juga
aktif dalam kegiatan organisasi, beliau mengikuti MAPABA dan
LKD sebagai ketua Komisariat Tahun 1989-1990 di organisasi
PMII IAIN Imam Bonjol Padang. Aktivitas yang dilaluinya den-
gan perasaan senang tanpa terlihat keluhan.
Sempat Tersendat Karena Masalah Ekonomi
Namun, langit tidak selalu cerah, malam tak selalu berbintang,
dan perjalanan tidak selalu menggembirakan. Pada tahun 1990,
beliau mengambil cuti karena alasan kurangnya biaya. Dengan
keadaan ekonomi yang sangat terbatas, Supirman mencari kerja
untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
| 415

