Page 96 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 96

Candi-candi di Kompleks Dieng sekarang                   Today only eight temples on the Dieng temple
                    berjumlah sekitar delapan buah, kemungkinan berasal     compound remain, which might be built circa 8 -10
                                                                                                                         th
                                                                                                                     th
                    dari abad ke-8-10 Masehi. Sebuah prasasti ditemukan di   centuries AD. A stone inscription found in the temple
                    GDODP NRPSOHNV \DQJ EHUDQJND WDKXQ     ĝDND DWDX        FRPSRXQG EHDUV     ĝDND \HDU RU     $'  EXW WKHUH
                    Masehi, namun ada dugaan candi-candi tersebut lebih     are opinions that the temples are actually much older.
                    tua usianya.
                                                                                  The temples on the Dieng Plateau have been
                         Candi-candi di Dataran Tinggi Dieng diberi         named after wayang (puppet) characters, namely
                    nama-nama tokoh pewayangan, yaitu Candi Arjuna,         &DQGL $UMXQD  &DQGL 6HPDU  &DQGL 6ULNDQGL  &DQGL
                    Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi     Puntadewa, Candi Sembadra, Candi Bima, Candi
                    Sembadra, Candi Bima, Candi Dwarawati, dan Candi        'ZDUDZDWL  DQG &DQGL *DWRWNDFD  &RQVLGHULQJ
                    Gatotkaca. Melihat nama-namanya, jelas bukan nama       WKH QDPHV  VXFK DV 6HPDU WKH SXQDNDZDQ  WKH\ DUH
                    tokoh Mahabharata India karena termasuk di dalamnya     obviously not Indian Mahabharata characters names.
                    nama punakawan Semar. Hal itu berarti nama-nama          This means that those names are not Dieng temples’
                    tersebut bukan nama asli candi-candi Dieng.                actual names.

                         Ketika dikunjungi oleh H.C. Cornelius                            When H. C. Cornelius visited in
                    pada tahun 1814, Dataran Dieng masih berupa                           'LHQJ 3ODWHDX ZDV VWLOO D ODNH DQG
                    danau, dan ada candi-candinya yang tenggelam.                   water inundated some of the temples. J. van
                    Baru tahun 1816, J. van Kinsbergen membuat
                                                                                    Kinsbergen created Dieng temples drawings
                    gambar candi-candi Dieng tersebut, setelah
                                                                                    only in 1816, after the water had been
                    airnya dialirkan ke luar lingkungannya.
                                                                                     drained out of the temples environment.
                         Mengamati candi-candi Dieng perlu
                                                                                           When observing the Dieng temples one
                    memperhatikan pendapat E.B. Vogler yang
                                                                                     need to consider E. B. Vogler opinion about











            68
   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101