Page 41 - flipbook sistem reproduksi
P. 41

Berbasis Literasi Digital



          Menstruasi merupakan proses peluruhan dinding endometerium dari uterus
                    akibat rusaknya lapisan stratum spongiosum kompaktum.



               Ketika  masa  pubertas  dialami  seseorang  maka  terjadi  perubahan-

               perubahan  pada  tubuhnya.  Pria  akan  menjadi  lebih  gagah,  dadanya
               menjadi bidang, suara membesar, tumbuh jakun dan janggut. Sedangkan

               pada wanita pinggul membesar, perkembangan payudara, serta terjadinya
               menstruasi.  Menstruasi  merupakan  proses  peluruhan  dinding

               endometerium  dari  uterus  akibat  rusaknya  lapisan  stratum  spongiosum
               kompaktum  hingga  terjadi  pendarahan  secara  periodik  dan  siklik.

               Kerusakan  dinding  endometerimum  ini  dipengaruhi  oleh  hormon

               estrogen  dan  progesteron  yang  menurun  sehingga  sel-sel  pada  dinding
               endometerium kekurangan suplai oksigen dan akhirnya mati. Pada saat

               siklus menstruasi terjadi di endometrium, di ovarium juga terjadi suatu
               siklus yang disebut siklus ovulasi.



 A. Siklus Menstruasi


            Siklus menstruasi dibedakan menjadi 3 fase, yaitu;
             (1)  fase proliferasi (fase estrogen).

                      Setelah      berakhirnya      siklus
                 menstruasi  hanya  lapisan  tipis  stroma
                 endometerium  yang  tertinggal  pada  basis
                 endometerium serta sel-sel epitel yang ada
                 di  bagian  dalam  sisa-sisa  kelenjar  dan
                 kriptus endometerium. Sel-sel stroma dan
                 epitel   berproliferasi   dengan    cepat
                 sehingga  endometerium  mulai  menebal
                 kembali.
                 Fase  ini  terjadi  selama  ±  11  hari  setelah
                 fase  menstruasi  dan  akhir  dari  fase  ini
                 terjadi  proses  ovulasi  yaitu  pelepasan  sel   Gambar 1.. Fase Proliferasi
                 telur.                                          Sumber : Tortora dkk., 2013

                  Sistem Reproduksi Manusia
       33
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46