Page 67 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 67

b.     Quota  sampling  atau  kuota  sampel  yaitu  teknik  pengambilan  sampel

                               terhadap anggota populasi yang memiliki ciri-ciri atau karakteristik tertentu


                               hingga jumlah (quota) yang diinginkan.

                        c.     Purposive  sampling  atau  sampel  purposive  yaitu  teknik  pengambilan

                               sampel yang dilakukan dengan melihat pertimbangan tertentu.


                        d.     Icidental sampling merupakan teknik pengambilan sampel secara kebetulan

                               atau  tidak  sengaja  bertemu  dengan  peneliti.  Peneliti  secara  langsung


                               mengumpulkan  data  dari  unit  sampling  yang  ditemukan,  sehingga

                               pengambilan sampelnya tidak diputuskan terlebih dahulu.


                        e.     Saturated sampling yaitu teknik pengambilan sampel jika seluruh anggota

                               populasi dijadikan sebagai sampel, teknik ini digunakan pada populasi yang


                               memiliki jumlah sedikit.

                        f.     Snowball  sampling  yaitu  teknik  pengambilan  sampel  yang  dilakukan


                               dengan  memilih  sedikit  sampel,  kemudian  sampel  tersebut  mengajak,

                               memilih atau menjadikan temanya sebagai sampel juga.

                        2.13  Slovin


                               Besaran  atau  jumlah  banyaknya  suatu  sampel  penelitian  dengan

                        menggunakan  rumus  Slovin  akan  ditentukan  oleh  tingkat  kesalahan,  dimana


                        semakin  besar  tingkat  kesalahan  yang  digunakan,  maka  semakin  kecil  jumlah

                        sampel  yang  diambil.  Namun  semakin  besar  jumlah  sampel  maka  diharapkan


                        akurasi  hasil  penelitian  juga  semakin  besar  (Sugiono,  2011).  Pendekatan

                        pengambilan sampel berdasarkan Solvin dirumuskan sebagai berikut :



                                                                       
                                                               =                                   (2.1)
                                                                  1 +       2





                                                              47
   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72