Page 40 - fikih kls 9
P. 40
dari Ibnu Abbas)
Ada kaidah Fiqih menyebutkan :
ت
َ ْ ْ َ َ َ ُ ْ َ َّ ُ ْ َ َّ ُ َ َ ْ َ َ َ ُ ْ ز ُ َ ْ َ
َ
ْ
اه ِ ي �ر� ىع ليِلد لدي نالإ ةح ب � إ لا ِ تاماعلا � لصلا
ِ
ِ
ِ
ِ
“Pada dasarnya, semua bentuk muamalah boleh di lakukan kecuali ada dalil yang
mengharamkannya”.
3. Rukun dan Syarat Qiraḍ
a. Rukun Qiraḍ ada enam, seperti yang di sebutkan dalam kitab Hasyiyah al-Baijuri, juz 2, hlm.
22
ب
ةغيصو �رو لعو لامو لماعو كلام:ةتس هنكراو
Rukun Qiraḍ ada 6 :
1). Malik / Pemilik modal
2). Amil / Pengelola
3). Mal / Modal / dana
4). ‘Amal / usaha
5). Ribh / Laba / Keuntungan
6). Ṣigat ijab kabul / ucapan serah terima (akad)
b. Syarat Qiraḍ
1). Pemilik dan pengelola modal sudah dewasa dan sehat akal dan ada kerelaan (tidak boleh
ada paksaan ). Pengelola modal tidak boleh menyalahi hukum
2). Modal harus di ketahui jumlah dan jenisnya.
3). Kegiatan usaha pengelola dana (nasabah) tidak ada campur tangan pemilik dana tapi
berhak melakukan pengawasan.
4). Pembagian keuntungan harus dinyatakan di awal dan di catat dalam perjanjian (akad)
5). Akad Ijab kabul harus dinyatakan oleh kedua pihak untuk menunjukan tujuan kerjasama,
dan sebaiknya tertulis
4. Jenis Qiraḍ
Secara garis besar Qiraḍ dapat dibagi menjadi 2 jenis :
34 Buku Siswa Madrasah Tsanawiyah
fikih siswa kls 9__revisi.indd 34 6/16/16 5:31 PM

