Page 84 - fikih kls 9
P. 84

Bersikaplah  diam, tenang  serta mengingat  tentang  kematian  dan kehidupan sesudah
                    kematian. Akan lebih baik bertasbih dan berzikir sebagaimana yang sudah menjadi kebiasaan
                    di masyarakat. Dengan berzikir kepada Allah Swt seraya membaca kalimat laa ilaha illallāh,
                    tentunya lebih baik dari pada berbicara atau bersenda gurau. Hal ini dikatakan oleh Syekh
                    Muhammad Bin Allan al Siddiqi dalam kitabnya al-Futuhat al-Rabbāniyyah yang artinya :
                    “Telah menjadi tradisi  daerah kami  Zubait untuk  mengeraskan zikir di hadapan jenazah
                    (ketika mengantar ke makam). Hal itu dilakukan di hadapan para ulama, ahli fikih dan orang-
                    orang saleh. Kami telah menyaksikan sendiri, ketika mengantarkan jenazah kebanyakan orang
                    yang sibuk dengan masalah bisnisnya, selalu membicarakan masalah keduniaan, dan tidak
                    jarang hal itu menjerumuskan mereka ke dalam gibah atau perkataan lain yang diharamkan.
                    Menurut hemat kami, mengisi pendengar mereka dengan zikir, yang menyebabkan mereka
                    tidak berbicara atau menyedikitkan pembicaraannya, adalah lebih utama daripada
                    membiarkan mereka bebas membicarakan masalah  keduniaan.  Ini  sesuai dengan kaidah
                    syar’iyyah “Memilih yang lebih kecil mafsadahnya.” Tidak ada bedanya apakah yang dibaca
                    itu adalah  zikir, tahlil,  ataupun lainnya (al-Futuhat  al-Rabbāniyyah  ‘ala  al-Aẓkar  al
                    nawawiyyah, jus IV, hal 183)

                                             َ
                                                                                      ُ َ َ َ َ
                                    َّ
                                                      َّ
                                                                                                       ُ
                                                                                 َ
                               ُ
                                                                                                                َ
                                                                            ُ َ ْ ْ
                                                                 ْ ُ َ ْ
                                              َ ُ
                                                        َ
                                      َ َ
                                            ْ
                                                                                                    َ َ ز ْ
                       ث ْ َ َ َ َ
                                                                                          ْ
                    �ــ ي � وــهو ,مــسو ِهــيلع الله ىــص الله لوــسر نــ ِ م عمــسن نــكن ل :لاــق رــع �ا نــع
                       ِ
                                                                                                          ب
                                                                ِ
                                                                                                         ِ ِ
                     ي
                                                                               َ
                                                        ً    َ َ ًّ ْ ُ ُ    َّ َ َ ُ َ َّ        َ َ  َ  ْ  َ ْ َ
                                                                                         ْ
                                                      اــعجارو  ي � ِ دــبم الله لإ لهإ ل :لوــق لإ , ِ ةزاــن ب لا فــلخ
                                                          ِ
                                                                                              ِ
                                                                             ِ ِ
                    ”dari Ibnu Umar ra. Ia berkata, “ Kami tidak pernah mendengar dari Rosullah Saw. ketika beliau
                    mengantar  jenazah  kecuali  beliau  membaca  laa  ilaha  illallāh,  baik  waktu  berangkat  atau
                    pulangnya” (Al Mizan al I’tidal fi Naqd al-Rijal, juz II, hal 572)
                    Membawa  jenazah  ke  kubur hendaknya  dilakukan  dengan  segera  dan  ketika  membawa  atau
                    memikul jenazah agar dipikul pada empat penjuru keranda oleh empat orang di antara jama’ah
                    dan boleh bergantian, dengan orang yang lain. Sebagaimana sabda Nabi Saw.:
                      َّ  ُّ  َ  ُ  َّ َ  َ  ِّ ُ  ْ ِّ  َ َ  ْ   ْ َ  ْ َ ً َ َ َ َ َ  َّ  َ      ُ ْ َ ز ْ    َ
                    ِةنــسلا نــ ِ م هــنِاف اــهك �ســلا بــِناو ب ب � لــمحيلاف ةزاــنج عــبتا نــم لاــق  ٍ دوعــسم �ا نــع
                                                                ِ
                                                            ِ
                                            ي
                                                                                                          ب
                                                     ِ
                                                                                                          ِ ِ
                                                                                      ِ
                                                                                                        ز
                                                                                              ) هــجام �ا هاور(
                                                                                                         ب
                    “Dari Ibnu Mas’ud r.a. ia berkata : Siapa saja mengantarkan jenazah maka hendaklah memikul
                    pada keempat penjuru keranda, karena sesungguhnya yang seperti itu merupakan sunah dari
                    Nabi Saw..” (HR. Ibnu Majah).
                    Setelah  dekat kubur sebaiknya  membaca  doa guna menghindari  pembicaraan  yang tidak
                    bermanfaat.
                  78     Buku Siswa Madrasah Tsanawiyah





       fikih siswa kls 9__revisi.indd   78                                                                        6/16/16   5:31 PM
   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89