Page 80 - fikih kls 9
P. 80
a. Ketentuan mengafani jenazah
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengafani jenazah:
1). Jenazah laki-laki disunnahkan kain kafannya berlapis tiga, sedangkan jenazah perempuan
berlapis lima
ز ز ز
ـ
بوــثا ةــثاث � مــسو هــيلع هــلا ىــص هــلا لوــسر نــفك اـ�ع هــلا �ر ةــسئاع نــع
ي
ت
)اــيلع قــفتم( ةــماعلو صــي� ســيل فــسرك نــم ةــيلوسح ضــيب
“ Dari Aisyah: “Rasulallah Saw., dikafani dengan tiga lapis kain putih bersih yang terbikin
dari kapas, tidak ada dalamnya baju dan tiada pula sorban” (Muttafaq Alaih)
2). Kain kafan diusahakan berwarna putih
ز
ز
نــم اوــسبلا لاــق مــسو هــيلع هــلا ىــص �ــنلا نا هــنع هــلا �ر ساــبع �ا نــع
ب
ي ب ي
ت ت
)يذــمرلا هاور( كم�وــم اــ ي �ف اوــنفكو مــبايث
“Pakailah olehmu kain kamu yang putih, karena sesungguhnya kain putih itu kain yang
sebaik-baiknya, dan kafanilah mayat kamu dengan kain putih itu.” (H.R Tirmidzi)
3). Mengafani jenazah janganlah berlebih-lebihan
ز
ز
نــفكلا � اوــلغتل :مــسو هــيلع هــلا ىــص هــلا لوــسر لاــق بــلاط �ا � ىــع نــع
ب
ب
)دواد وــبا هاور( اــعي� بلــسي هــنإف
“Dari Ali bin Abi Thalib:”Berkata Rasulallah Saw.: janganlah kamu berlebih-
lebihan memilih kain yang mahal-mahal untuk kafan, karena sesungguhnya
kafan itu akan hancur dengan segera.” (H.R. Abu Dawud)
b. Cara Mengafani Jenazah
Tata cara mengafani jenazah adalah sebagai berikut.
1). Membentangkan kain-kain kafan yang telah disediakan sebelumnya sehelai demi sehelai.
2). Kemudian menaburinya dengan wangi-wangian, lembaran yang paling bawah hendaknya
dibuat lebih lebar dan halus. Dibawah kain itu, sebelumnya, telah dibentangkan tali
pengikat sebanyak lima helai yaitu masing-masing pada arah kepala, dada, punggung lutut
dan tumit.
3). Setelah itu, secara perlahan-lahan mayat diletakkan di atas kain-kain tersebut dalam posisi
membujur, kalau mungkin menaburi tubuhnya lagi dengan wangi-wangian.
74 Buku Siswa Madrasah Tsanawiyah
fikih siswa kls 9__revisi.indd 74 6/16/16 5:31 PM

