Page 79 - fikih kls 9
P. 79

َ َ َ
                                                                          ْ
                                                       َ ْ
                                                                                            َ
                                                                                                       ْ
                                                     َ ْ َ     َ َ  ْ َ ث َ َ َ       َ   ً ْ ز ْ ث  َ  ً ت َ ز َ  ْ ْ
                                                                              ْ ً ْ َ ْ
                           )مسمو ىراخبلا هاور( تيار نِا كِلذ ن ِ م ركا وا اعبسوا اسحموا �اث ا�و ا�ل ِ سغِا
                                                                                                        ِ
                       “Mandikanlah jenazah-jenazah itu secara ganjil, tiga, lima, atau tujuh kali, bahkan lebih jika
                       kamu pandang perlu.”
                       1). Siraman terakhir dengan air bersih yang telah dicampuri oleh wangi-wangian, misalnya
                           kapur barus dan sebagainya.

                       2). Setelah semua badannya dianggap bersih, yang terakhir adalah mayat diwudlukan dengan
                           memenuhi rukun-rukun dan sunnah-sunnahnya wudlu. Niatnya sebagai berikut:

                                                               لاعت هل ةيافكلا ضرف تيلما اذه ءضولا تيون

                       3). Setelah diwudlukan jenazah dikeringkan dengan handuk yang bersih agar kain kafan tidak
                           basah.

                       4). Sesuatu yang tercabut atau terlepas sewaktu dimandikan, seperti rambut dan sebagainya,
                           hendaklah disimpan dan diletakkan di dalam kafan bersama dengan mayat itu.



                    Adapun jenazah yang tidak mungkin dimandikan karena sesuatu hal misalnya terbakar, maka
                    caranya cukup ditayamumkan  sebagaimana tayamun untuk Salat. Tata caranya sebagai berikut:

                    1.  Tebahkan tangan pada debu atau tanah yang suci, kemudian diusapkan pada muka

                    2.  Tebahkan tangan pada debu atau tanah yang suci, kemudian diusapkan kedua tangan sampai
                       siku
                    3.  Bagi wanita yang meninggal yang di lingkungan laki-laki atau laki-laki meninggal di kalangan
                       perempuan, sedangkan orang yang sejenis tidak ada, maka cukup ditayamumkan juga. Orang
                       yang menayamumkan wajib menggunakan kain pelapis beruapa kaus tangan.



                 2.  Mengafani Jenazah


                    Mengafani jenazah adalah membungkus jenazah dengan kain. Kain kafan dibeli dari harta
                    peninggalan mayat. Jika mayat tidak meninggalkan harta, maka kain kafan menjadi tanggungan
                    orang yang menanggung nafkahnya ketika ia masih hidup. Jika yang menanggung nafkahnya juga
                    tidak ada, maka kain kafan menjadi tanggungan kaum muslimin yang mampu.

                    Mengafani jenazah harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Rasulullah Saw. bersabda :
                                                                                              ْ َ
                                                                                                       َ َ َ
                                                                                  ُ َ  َ َ  ُ ْ ُ ْ  ُ ُ  َ َ
                                                                                 هنفك ن ِ سحيلف كدحا نفك اَ ذِا

                    “Bilamana seseorang diantara kamu mengafani (jenazah) saudaranya (sesama muslim) hendaklah
                    melakukan dengan baik”. (HR. Muslim).





                                                                                                            73
                                                                                          Fikih - Kelas IX





       fikih siswa kls 9__revisi.indd   73                                                                        6/16/16   5:31 PM
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84