Page 120 - Atlas Sejarah Indonesia Berita Proklamasi Kemerdekaan
P. 120
Marten Indey
Marthen Indey lahir di Doromena, Jayapura pada tanggal 16 Maret
1912 . Menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat selama 5 tahun, kemudian
ia melanjutkan pendidikan di Sekolah Polisi di Sukabumi, lalu
lanjut Sekolah Marinir di Makasar dan Surabaya, terakhir
melanjutkan pendidikannya di Latihan Militer Pard
di Brisbane Cans Australia . Sebagai Anggota Polisi
Hindia Belanda Marthen Indey perna ditugaskan
mengawasi para Digulis di Tanah Merah
(Digul) . Disini ia mulai mendapat pengaruh
nasionalisme . Dengan kurang lebih 30 orang
anak buahnya, Marthen Indey merencanakan
untuk menangkap aparat pemerintah Hindia
Belanda di Digul .Rencana itu gagal dan
Marthen Indey diangkut Belanda ke Australia
ketika Jepang memasuki Irian . Pada tahun
1944, ia kembali ke Irian bersama pasukan
Sekutu dan mendapat tugas melatih Anggota
Batalyon Papua yang dibentuk Sekutu untuk
menghadapi Jepang .
Kemerdekaan Indonesia berarti kemerdekaan MAKLOEMAT GOEBERNOER MALOEKOE No. 2.
poelau kita bersama golongan oemoemnja kearah Kabar resmi dari kantor Perwakilan Goebernoer
kemakmoeran dan kebahagiaan jang kekal dan abadi. Maloekoe di Soerabaja menyatakan tentang
pertempoeran pada tanggal 28/29 Oktober 1945 di
Maka oleh karena itoe insaflah, hai teman kita dari Soerabaja bahwa:
golongan Ambon dll.nja. Sekali lagi. Bersatoe- padoelah, 1. Telah tewas sebagai pahlawan 18 pemoeda.
kerdja dan berdjoeanglah oentoek menetapkan serta 2. Jang loeka 17 pemoeda dengan hati jang soetji
menegakkan Negara Repoeblik Indonesia, kekal dan moerni rakjat Indonesia.
abadi selama –lamanja.
Maloekoe mengutjapkan terima kasih atas djasanja
Perjuangan Fisik di luar Tanah Kelahiran pemoeda- pemoeda dari Maloekoe jang telah goegoer
Perjuangan rakyat Maluku bukan hanya diplomasi dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa dan
melalui surat kabar dan radio . Mereka juga ikut negara Indonesia itoe.
berjuang bersama rakyat Indonesia lainnya . Salah
satunya dalam pertempuran fisik di Surabaya pada Kepada keloearga-keloearga jang berdoeka tjita, kami
27 dan 28 Oktober yang melibatkan warga muda menjatakan toeroet serta dalam penderitaannja.
orang Maluku . Dalam pertempuran tersebut tidak Pertjajalah bahwa koerban dan penderitaan itoe tidak
sedikit pemuda Maluku yang meninggal berjuang akan sia-sia.
bersama pemuda lainnya . Seperti yang terlihat dalam
maklumat Gubernur Maluku No .2 yang menyebutkan Berita Proklamasi di Ambon
18 orang meninggal dan 17 orang luka-luka . Berita Proklamasi di Ambon sudah diterima oleh
masyarakat Ambon, terutama kalangan pemuda
Kita bisa lihat dari kutipan Makloemat Gubernur Ambon . Namun kedatangan sekutu yang lebih
Maluku yang ke dua awal membuat langkah mereka terhambat untuk
melakukan aksi-aksi politik dan militer .
118 ATLAS SEJARAH INDONESIA - BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN

