Page 121 - Atlas Sejarah Indonesia Berita Proklamasi Kemerdekaan
P. 121
Silas Papare
Silas Papare lahir di Serui tanggak 18 Desember 1918 .Ia menempuh
pendidikan di Volschool atau Sekolah Juru Rawat dan tamat pada tahun
1935 . 29 September 1945, Silas Papare dengan bimbingan
Digulis Harjono dan Suprapto membentuk Komite
Indonesia Merdeka ( KIM ) untuk menghimpun
kekuatan dan mengatur gerak langkah perjuangan
selanjutnya dengan tujuannya membela dan
mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945
serta menangani pemulangan para tawanan .
Desember 1945 Silas Papare bersama-
sama dengan Marthen Indey, Cornelis
Krey dapat mempengaruhi Batalyon
Papua (bentukan tentara Sekutu) untuk
berontak terhadap Belanda tujuannya untuk
mewujudkan Kemerdekaan bagi Irian Barat
Rencana tersebut dapat diketahui Belanda,
sehingga mendatangkan bantuan dari Rabaul
(Papua Timur) . Akhirnya Silas Papare dan
Marthen Indey ditangkap dan dipenjara di Holandia
(Jayapura) .
Namun Upaya ekspedisi merah putih dari Jawa pada berbagai aktivitas politik yang berlangsung
mampu memberikan dorongan yang kuat untuk turut selama periode 1945-1949 dalam konteks perjuangan
mempertahankan kemerdekaan Indonesia melalui mempertahankan kemerdekaan .
upaya yang bisa mereka lakukan baik melalui Radio
maupun dari Surat Kabar . Upaya ini akhirnya membawa Orang pertama yang berperan menyebarkan
hasil bahwa rakyat Maluku akhirnya mengetahui pemahaman nasionalisme Indonesia di Papua adalah
berita proklamasi kemerdekaan Indonesia . Soegoro Atmoprasodjo . Ia memperkenalkan sejarah
dan budaya Indonesiaketika mengajar kursus bagi
Berita Proklamasi di Tanah Papua rakyat Papua yang akan menjadi guru pada kursus kilat
Kesadaran berpolitik masyarakat Papua berbeda pamong praja, kursus mantri, dan Sekolah Sambung
dengan wilayah lainnya . Hal ini terjadi karena di Holandia . Soegoro Atmoprasodjo menanamkan
sedikitnya elit masyarakat Papua yang mengenyam nilai-nilai nasionalisme Indonesia kepada siswa di
pendidikan tinggi . Namun secara perlahan kesadaran kota Hollandia dengan cara antara lain mengajarkan
politik tumbuh akibat dari dikeluarkannya berbagai lagu kebangsaan Indonesia Raya .
kebijakan oleh Pemerintah Belanda, baik di tingkat
nasional maupun lokal . Tumbuhnya kesadaran politik Orang Papua pertama yang mengikuti pendidikan di
mendorong pula tumbuhnya kesadaran menjadi kota Hollandia antara lain: Markus Kaisiepo, Lukas
Indonesia di antara orang Papua . Kesadaran ini Rumkorem, Lisias Simbiak, Frans Kaisiepo, Nikolas
baru mulai bersemai pada akhir 1945, ketika J .P .K . Youwe, Marten Indey, Cornelis Krey, Silas Papare,
Van Eechoud di Irian Barat merekrut beberapa Baldus, Mofu, O . Manupapami dan Herman Wayoi .
orang Indonesia sebagai pegawai pemerintah serta
beberapa tokoh nasionalis Indonesia yang diasingkan Dari sinilah mereka menjadi tokoh Papua yang terlibat
oleh Pemerintah Belanda ke Papua pada pertengahan dalam berbagai diskusi menyangkut perkembangan
1946 . Kesadaran wilayah Papua sebagai bagian dari tentang proklamasi Indonesia Dalam diskusi tersebut,
NKRI yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 elit-elit Papua menunjukkan sikap bahwa orang
tumbuh berkembang diawali di Hollandia (Jayapura), Papua tidak menghendaki apa pun dengan adanya
Biak, Serui, Fak-Fak dan Sorong . Hal ini tampak proklamasi tersebut .
ATLAS SEJARAH INDONESIA - BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN 119

