Page 75 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 75

SEJARAH BENCANA GEMPA DI SUMATERA                                     75












                SKALA             DESKRIPSI KERUSAKAN            PGA (G)      TINGKAT RISIKO
                  I   Tidak terasa
                 II   Terasa oleh orang dalam keadaan istirahat, terutama dibangu-

                      nan bertingkat atau tempat lebih tinggi.
                 III  Terasan di dalam rumah, tetapi banyak yang tidak menyadari

                      terjadinya gempa. Seperti getaran truk lewat.
                 IV   Terasa di dalam rumah seperti ada truk berat lewat, atau sep-
                                                                                RENDAH
                      erti ada barang berat yang membentur dinding. Benda yang
                                                                              (Kerusakan Ringan)
                      tergantung bergoyang, sendok dalam gelas menimbulkan   0.015-0.02
                      bunyi, pintu & jendela berayun, dinding dan rangka rumah
                      berbunyi.
                 V    Dapat dirasakan di luar rumah. Orang tidur terbangun. Cairan
                      dalam wadah bergoyang dan tumpah, pintu berputar buka-tu-  0.03-0.04
                      tup, lonceng jam bandul terhenti, atau jalannya tidak cocok.
                 VI   Terasa oleh orang banyak. Banyak orang terkejut dan berlar-
                      ian. Orang berjalan terganggu. Benda - benda dalam lemari
                                                                 0.06-0.07
                      - rak berjatuhan. Lemari roboh, pohon terlihat goyang, plester
                      dinding retak.
                                                                                SEDANG
                 VII  Dapat dirasakan oleh sopir yang sedang mengemudikan
                                                                              (Kerusakan Sedang
                      kendaraanya. Orang berjalan sempoyongan. Lemari tumbang,
                      barang-barang di dalamnya rusak/pecah. Plester dinding   0.10-0.15
                      rusak & pecah. Terjadi cekungan pada gundukan pasir atau
                      kerikil. Air menjadi keruh. Selokan irigasi rusak.
                 VIII  Mengemudi mobil terganggu. Bangunan kuat mulai ada
                      kerusakan dengan adanya komponen yang jatuh. Menara dan
                                                                 0.25-0.30
                      tangki air diatasnya berputar (mengalami torsi), dinding pas-
                      angan tumbang, lereng tanah yang basah dan curam terbelah.   TINGGI
                 IX   Banyak orang panik. Bangunan yang kurang kuat runtuh. Ban-  (Kerusakan Berat)
                      gunan yang kuat mengalami kerusakan berat. Struktur rangka
                                                                 0.50-0.55
                      dan fondasi mengalami kerusakan. Pipa dalam tanah putus,
                      tanah alluvium terbelah, lumpur dan pasir keluar dari tanah.
                 X    Struktur pasangan (tembok) dan rangka rumah rusak. Struktur
                      kayu yang kuat dan jembatan rusak. Bendungan dan tanggul
                                                                  >0.60
                      rusak berat. Tanah longsor terjadi. Air sungai atau danau
                      muncrat. Rel kereta api bengkok.
                                                                            SANGAT TINGGI (Keru-
                 XI   Rel kereta api banyak bengkok, pipa-pipa dalam tanah rusah
                                                                             sakan Sangat Berat)
                      berat.
                 XII  Terjadi bencana alam yang besar. Hampir seluruh bangunan
                      hancur, batu-batu dan barang-barang besar dan berat terges-
                      er atau berpindah posisinya. Benda-benda terlempar keatas.
   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80