Page 88 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 88

88                                 SEJARAH BENCANA GEMPA BUMI DI SUMATERA





























                   Gambar 2.19 Interpretasi bidang
                                                        Gambar 2.20 Peta sebaran deformasi
                   keruntuhan yang disebabkan oleh
                                                        daratan berupa uplift (garis kontur
                   gempabumi 28 Maret 2005 di sekitar
                                                        berwarna kuning) dan land-subsidence
                   Kepulauan Nias (Walker dkk, 2005).
                                                        (garis berwarna biru) yang terjadi di sekitar
                                                        Kepulauan Simeulue, Kepulauan Banyak,
                                                        dan Kepulauan Nias pasca Gempabumi 28
                                                        Maret 2005 (Briggs dkk, 2006).



              wilayah, seperti di selatan Pulau Simeuleu,   memperlihatkan bahwa sebagian besar
              Kepulauan Banyak, pantai Kota Singkil,   daratan yang berada di Kepulauan Nias
              Pantai di Nias Utara, dan di sekitar Pantai di   mengalami  kenaikan  (uplift).  Kenaikan
              Kabupaten Nias Selatan. Deformasi tersebut   maksimal daratan terjadi di sekitar
              dapat ditemukan dalam dua bentuk, yaitu   Kabupaten Nias Barat yang mengalami
              naiknya daratan (up-lift) dan turunnya   kenaikan sekitar 2 meter dari sebelum
              daratan (land-subsidence). Bukti uplift   terjadinya gempabumi. Penurunan daratan
              dapat dilihat di Labuhan Bakti di Simeulue,   justru terjadi di sebagian Pulau-Pulau di
              Nias Utara, Nias Barat, dan Nias Selatan.   Kepulauan Banyak, seperti Pulau Balai
              Sedangkan turunnya daratan dapat dilihat   dan Pulau Haloban dan sebagian pantai di
              di beberapa pulau di Kepulauan Banyak   Kota Singkil. Di sekitar Kepulauan Banyak,
              (seperti Pulau Haloban dan Pulau Balai), dan   penurunan daratan berkisar antara 50 cm
              di Pantai Kota Singkil (Sarok).      hingga 100 cm.
                 Gambar 26 memperlihatkan sebaran      Kenaikan daratan tersebut masih
              deformasi wilayah yang disebabkan oleh   berlangsung hingga saat ini. Beberapa
              aktifitas tektonik (gempabumi) yang   lokasi yang mengalami uplift di Pulau Nias
              terjadi pada 28 Maret 2005. Peta tersebut   telah mengalami perubahan fungsi lahan
   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93