Page 24 - Modul Pencemaran Air, Tanah, Udara, dan Fisik
P. 24

Modul Pencemaran Air, Tanah, Udara, dan Fisik


                        kehidupan akuatis. Dengan kata lain, keberadaan dan besar atau kecilnya muatan oksigen
                        di  dalam  air  dapat  dijadikan  indikator  ada  atau  tidak  adanya  “pencemaran”  di  suatu

                        perairan. Konsentrasi oksigen di dalam air mewakili status kualitas air pada tempat dan
                        waktu tertentu (saat pengambilan sampel air) (Sofarini, 2011).

                     d.  BOD (Biological Oxygen Demand)
                        BOD  atau  kebutuhan  oksigen  biologis,  adalah  jumlah  oxygen  yang  dibutuhkan  oleh

                        mikroorganisme di dalam air lingkungan untuk memecah (mendegradasi) bahan buangan

                        organik  yang  ada  didalam  air  lingkungan  tersebut.  Sebenarnya  peristiwa  penguraian
                        bahan  buangan  organik  melalui  proses  oksidasi  oleh  mikroorganisme  didalam  air

                        lingkungan  adalah  proses  alamiah  yang  mudah  terjadi  apabila  air  lingkungan
                        mengandung oxygen yang cukup (Umum et al., 2018).

                     e.  COD  (Chemical Oxygen Demand)
                        COD  atau  kebutuhan  oksigen  kimiawi adalah jumlah  oksigen  yang  diperlukan  untuk

                        mengurai  seluruh  bahan  organik  yang  terkandung  dalam  air  (Boyd,  1990).  Pada

                        prinsipnya  pengukuran  COD  adalah  penambahan  sejumlah  tertentu  kaliumbikromat
                        (K2Cr2O7)  sebagai  oksidator  pada  sampel  (dengan  volume  diketahui)  yang  telah

                        ditambahkan asam pekat dan katalis perak sulfat, kemudian dipanaskan selama beberapa

                        waktu.  Selanjutnya,  kelebihan  kalium  bikromatditera  dengan  cara  titrasi.  Dengan
                        demikian kalium bikromat yang terpakai untuk oksidasi bahan organik dalam sampel

                        dapat  dihitung  dan  nilai  COD  dapat  ditentukan.  Kelemahannya,  senyawa  kompleks
                        anorganik yang ada di perairan yang dapat teroksidasi juga ikut dalam reaksi (De Santo,

                        1978), sehingga dalam kasus-kasus tertentu nilai COD mungkin sedikit  over estimate
                        untuk  gambaran  kandungan  bahan  organik  (Haryadi,  2004)  dalam  (Das,  Akibat  and

                        Limbah, 2013).

                  3.  Karakteristik Biologis
                     a.  Kontaminasi Mikroba

                        Kontaminasi  mikroba  adalah  salah  satu  perhatian  utama  kualitas  air.  Banyak  jenis
                        mikroorganisme yang secara alami ada di air seperti:

                        •   Protozoa – Amoeba, cryptosporidium, giardia, dan lain-lain.

                        •   Bakteri – Salmonella, tifus, kolera, shigella, dan lain-lain.

                        •   Virus – Polio, hepatitis A, meningitis, ensefalitis, dan lain-lain.

                                                                                                           24
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29