Page 27 - E-Modul KONEKSI BALI
P. 27

b)  menaikan nilai lahan/tanah
                                       c)  melindungi kawasan/kota contoh: jalan arteri, by pass

                                      Moda  ini  sangat  didukung  oleh  adanya  jaringan  jalan  yang

                                  memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda.


                                 1)   Klasifikasi Jalan

                                    Jalan diklasifikasikan setidaknya atas empat hal berikut:

                                     a.  Fungsi:
                                         a)  Utama:  Kelas  I  dengan  lalu  lintas  harian  rata-rata

                                             (LHR) > 20.000 smp (satuan mobil penumpang)

                                         b)  Sekunder:
                                             II A: 6.000 - 20.000 smp

                                             II B: 1.500 - 8.000 smp

                                             II C: < 2.000 smp

                                     b.  Peran: Arteri, Kolektor, Lokal.
                                     c.  Pungutan: Tol, Non-Tol.

                                     d.  Hambatan:

                                         a)  Bebas hambatan ditandai dengan simpang yang tidak

                                             sebidang.
                                         b)  Biasa ditandai dengan simpang sebidang.



                                  2)   Satuan-satuan yang Penting
                                             Mengingat  beragamnya  jenis  kendaraan,  maka

                                       diperlukan cara penyeragaman yakni dengan konsep satuan

                                       mobil penumpang (smp).

                                             Satuan mobil penumpang adalah bilangan kesetaraan
                                       yang  merefleksikan  pengaruh  suatu  jenis  kendaraan

                                       dibandingkan dengan pengaruh sebuah mobil penumpang.

                                       Ini berarti mobil penumpang memiliki smp = 1; kendaraan

                                       yang lebih besar smp nya lebih besar dari 1 sementara yang
                                       lebih kecil juga lebih kecil dari 1 smp nya.
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32