Page 29 - E-Modul KONEKSI BALI
P. 29

2.   Transportasi Kereta Rel
                                         Di Indonesia kereta rel lebih dikenal dengan istilah kereta

                                   api karena dulunya digerakkan dengan batu bara yang cerobong

                                   asapnya mengeluarkan percikan api.


                        B.  Moda Laut

                           1. Sarana Kapal dapat dibagi menurut:

                               1)  Jenis umum
                                   Tanker,  Kapal  Curah,  Kapal  Cargo  Umum,  Kapal  Penumpang,

                                   Kapal Penolong.

                               2)  Berat:
                                    a.  Berat kosong

                                        a)  Loaded  (penuh)

                                        b)  Light  (kosong) sama dengan berat air yang dipindahkan.

                                     b.  Dead  Weight  Tonnage  (DWT) sama dengan  selisih  berat
                                         penuh dengan berat kosong.

                               3) Jenis menurut bongkar muat yaitu:

                                     a.  Lolo (lift on - lift off/vertikal): dengan kereta derek (gantry)

                                         a)  Kapal konvensional
                                         b)  Kapal peti kemas

                                         Kedua contoh di atas efisien, lamban dan investasi mahal.

                                     b.  Roro (roll on - roll off/horisontal)
                                        a)  Vessel jarak pendek termasuk feri

                                        b)  Vessel jarak menengah/jauh

                                         Kedua contoh di atas kurang efisien, cepat dan investasi

                                         lebih murah.


                         C.  Moda Udara

                             a.  Umum

                                    Instansi yang berwenang membina moda ini adalah Direktorat
                               Jenderal Perhubungan Udara, Departemen Perhubungan. Maskapai
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34