Page 354 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 354

336         Toponim Kota Yogyakarta



































                        Prasasti Kampung                                                   Sumber: Survei tahun 2019
                        Jagalan Ledoksari
                        di Museum Puro
                            Pakualaman


                             Secara  geografis Kampung  Jagalan  Ledoksari berada  tepat di sebelah timur  aliran
                             Sungai Code, jadi, kemungkinan tanah tempat Kampung Jagalan Ledoksari merupakan
                             tanah yang tidak stabil yang berasal dari tanah endapan sungai Code. Sehingga dari hal
                             itu, masyarakat menyebut tempat tersebut menjadi Ledoksari karena berasal dari kata
                             lêdhok. Kata lêdhok jika mendapat imbuhan “-an” menjadi ledhokan dalam bahasa Jawa
                             bermakna palêmahan sing lêgok (marga amblêg lsp) yang jika diterjemahkan ke dalam
                             bahasa Indonesia bermakna “Tanah yang berbelok atau tidak stabil(marga ambleg: karena
                             ambles, dsb)”.


                             Di Keraton Mangkunegaran, terdapat sebuah  kampung  yang  juga  memiliki  nama
                             Ledoksari. Kedua kampung ini, yaitu Ledoksari Keraton Mangkunegaran dan Ledoksari
                             Keraton Pakualaman memiliki karakteristik yang sama. Pertama, merupakan bagian
                             dari  Jagalan (tempat permukiman penyembelih  hewan). Kedua, secara geografis
                             terletak dekat dengan sungai. Dan kemudian, tanahnya juga merupakan jenis tanah
                             endapan. Dari hal tersebut, penulis berpendapat bahwa nama “Ledoksari” merupakan
                             istilah yang digunakan untuk menyebut kampung yang berada dalam wilayah Jagalan
                             yang terletak di dekat sungai.

                             Sebelum digunakan nama Ledoksari (baik Mangkunegaran dan Pakualaman) kampung
                             ini dulu hanya disebut sebagai lêdhok. Hal tersebut dikarenakan dulu Ledoksari masih
   349   350   351   352   353   354   355   356   357   358   359