Page 17 - BUKU KENANGAN PSI 71 (FINAL)_Neat
P. 17

Ngga ada lu ga rame

          Yesterday is HISTORY, tomorrow is a MYSTERY but today is a GIFT, demikian kata
          pepatah.  Dalam  catatan  ini,  saya  tidak  mau  menceritakan  sejarah,  saya  juga
          tidak mau membayangkan tentang misteri tetapi saya hanya mau menceritakan
          tentang hari ini, karena saya meyakini apa yang saya alami, yang saya dapatkan
          dan lakukan hari ini adalah sebuah gift atau pemberian dari Yang Maha Kuasa.
          Setelah  pensiun  dari  pekerjaan  formal,  saya  memutuskan  untuk  menjadi
          konsultan di bidang SDM. Sebagai seorang konsultan saya hanya mencocokan
          antara kebutuhan perusahaan dengan kemampuan saya. Kalau cocok ya dibuat
          perjanjian  kerjasama,  tapi  kalau  tidak  cocok  ya  tidak  ada  kerjasama,
          sesederhana  itu  saja.  Kebutuhan  perusahaan  itu  macam-macam,  dari  yang
          minta  dibuatkan  sistem  sampai  yang  hanya  minta  dibuatkan  Peraturan
          Perusahaan saja. Satu syarat yang selalu saya ajukan adalah, saya tidak mau
          bekerja full time, saya mau paling banyak tiga hari dalam seminggu, karena saya
          ingin menikmati hidup ini.
          Kegiatan  saya  setiap  hari  diawali  dengan  olahraga,  saya  melakukan  brisk
          walking selama 60 sampai 90 menit, sejauh 7 sampai 10 km, 4 sampai 5 hari
          dalam  seminggu.  Ada  2  hal  yang  bisa  didapat,  olahraga  dan  sinar  matahari.
          Kalau sangat terpaksa karena cuaca tidak memungkinkan, sepeda statis adalah
          salah  satu  pilihannya,  walaupun  tidak  mendapat  manfaat  yang  kedua,  yaitu
          sinar matahari.
          Sejak bulan Januari 2020 sampai dengan bulan Januari 2021, menurut catatan
          di aplikasi yang saya pakai, saya sudah berjalan kaki sejauh 1.246 km. Alhasil,
          bonusnya adalah penurunan berat badan sekitar 6 kg.
          Di masa pandemi ini, dimana tidak memungkinkan untuk hadir secara tatap
          muka, secara off-line, di kantor klien, maka semua kegiatan dilakukan secara on-
          line  melalui  zoom,    webex  dan  lain-lain.  Awalnya  sudah  pasti  susah,  harus
          belajar dan berusaha memahami teknologinya, tetapi dilain pihak, kita harus
          bersyukur bahwa ada teknologi yang sangat membantu dalam pekerjaan. Saya
          tidak bisa membayangkan, kalau pandemi ini terjadi 5 atau 10 tahun yang lalu.
          Saat  ini  kita  semua  dipaksa  untuk  belajar  sesuatu  yang  baru,  khususnya
          mengenai teknologi informasi, menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi
          yang  sangat  berbeda  dengan  tahun-tahun  sebelumnya.  Ternyata  quote  yang
          mengatakan  bahwa  “tidak  ada  kata  terlambat  untuk  belajar”,  adalah  benar
          adanya. Kita semua sudah membuktikannya dalam kondisi pandemi ini.
          Demikian  catatan  dari  apa  yang  saya  lakukan,  rasakan  dan  saya  alami,
          khususnya  selama  menjalani  hari-hari  yang  sulit  selama  masa  pandemi  ini.
          Terkadang ada rasa khawatir, cemas, was-was bahkan takut, tetapi semua ini
          harus kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa, penguasa alam semesta ini. Salam
          sehat.
                                                            SINDHU SUMARGO


             50 Tahun Persahabatan PSI71   2
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22