Page 164 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 164

Inspiring Lecturer Paragon


                   Dipahami terlebih dahulu oleh  pembaca bahwa  makna kata

            paragon disini bukan berarti bahwa semata-mata melaksanakan shalat
            tepat  waktu  untuk  mencapai  prestasi  dan  pertumbuhan  selalu  ON

            (menyala),  sungguh  bukan  demikian.  Mutlak  bagi  setiap  muslim
            shalat  tepat  waktu  dilaksanakan  karena  dengan  niat  ikhlas  karena

            Allah semata dan juga karena perintah Allah agar setiap muslim shalat
            tepat waktu. Penjelasan kata paragon disini hanya ingin menjelaskan

            bahwa  seorang  muslim  mencapai  prestasi  dan  pertumbuhan  yang

            selalu ON merupakan turunan (akibat) karena shalat tepat waktu. Lalu
            mengapa shalat tepat waktu berkorelasi dengan mencapai prestasi dan

            pertumbuhan  yang  selalu  ON?  Mari  lihat  penjelasan  selanjutnya
            untuk mengetahui jawabannya.

                   Sebagai  seorang  pendidik  (dosen)  mutlak  harus  mengenal
            hakikat siapa dirinya sebelum mentransfer knowledge kepada peserta

            didiknya  (mahasiswa).  Seorang  pendidik  muslim  tentunya  harus

            melihat dirinya  dalam dua sudut pandang. Pertama,  sudut  pandang
            pendidik sebagai seorang muslim yang berpedoman kepada hukum

            syariat.  Kedua,  sudut  pandang  pendidik  sebagai  seorang  individu

            yang  berpedoman  kepada  prinsip-prinsip  keilmuan.  Setelah
            memahami  kedua  sudut  pandang  tersebut,  pendidik  harus

            menggabungkan         keduanya       dan       mengaplikasikannya
            (mempraktikannya     untuk    dirinya   sendiri   dan   men-share

            (menyampaikan) pada orang lain, terutama peserta didiknya).
                   Seorang  pendidik  muslim  dalam  melaksanakan  semua

            aktifitas,  terutama  mengajar  atau  mendidik  harus  diawali  dengan

            fondasi prinsip syariat dan prinsip keilmuan. Fondasi prinsip syariat

            152
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169