Page 159 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 159
Inspiring Lecture Paragon
diharapkan selama ini. Pemerintah sebagai pembentuk kebijakan
dapat berupaya untuk mengoptimalkan program MBKM yang saat ini
sedang digaungkan. Namun selain itu dapat diperhatikan juga
mengenai mekanisme pelaksanaannya yang dapat membantu seluruh
institusi perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Hal ini mengingat
begitu bervariasinya institusi perguruan tinggi yang ada, dari bentuk
PTN dan PTS, sampai dengan kemampuannya untuk beradaptasi pada
program yang dijalankan. Dan mempertimbangkan bahwa program
MBKM ini fokus pada optimasi link and match antara hasil lulusan
dan industri maka pemerintah dapat berperan sebagai perantara untuk
mengaktifkan keterhubungan diantara keduanya. Karena dari sisi
penyelenggara perguruan tinggi keterhubungan ini yang cukup sulit
diciptakan. Terkadang banyak pelaku industri yang
mengesampingkan institusi pendidikan yang kemudian menolak
untuk bekerja sama. Pemerintah sebenarnya memiliki kamampuan
untuk menghadirkan hubungan ini karena memiliki kemampuan
untuk membentuk regulasi bagi industri yang kemudian
mengharuskannya untuk membentuk kerjasama dengan institusi
pendidikan tinggi.
Pada sisi industri, yang perlu didalami lagi adalah posisinya
sebagai pengguna dari output perguruan tinggi. Sesuai atau tidaknya
hasil lulusan dengan keperluannya pada SDM akan sangat ditentukan
oleh kesediaannya untuk membuka diri, berkomunikasi dengan
institusi pendidikan. Sebagai proses bisnis memang fokus dari
industri akan lebih pada efektivitas dan efisiensi perusahaan. Namun
jika dilihat dari gambaran yang lebih luas, keengganannya untuk
14
7

