Page 156 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 156
Inspiring Lecturer Paragon
sektor wirausaha, yang kemudian membutuhkan entrepreneur
kompeten untuk dapat ikut meramaikan dunia bisnis yang menjadikan
perekonomian negara menjadi semakin kuat.
Namun berdasarkan pengakuan dari industri, saat ini mereka
kekurangan SDM yang kompeten dan mengalami kesulitan dalam
mengisi posisi-posisi di perusahaannya. Kebanyakan pelaku industri
juga sudah banyak melakukan upaya untuk bisa meningkatkan
kemampuan talent yang dimilikinya. Diantaranya dengan membentuk
sistem knowledge management dalam perusahaan untuk memastikan
perkembangan kemampuan karyawan dapat dilakukan. Namun hal ini
juga menimbulkan permasalahan terutama pada efisiensi waktu dan
biaya. Karena pada dasarnya mereka berharap bahwa pada proses
perekrutan sudah bisa didapatkan SDM yang memiliki kemampuan
sesuai dengan yang dibutuhkan. Tidak sedikit juga perusahaan-
perusahaan yang akhirnya membuka institusi pendidikan sendiri
dalam upaya memenuhi kebutuhannya. Namun menjadi pertanyaan
besar apakah dengan bertambahnya institusi pendidikan yang ada
akan mengefektifkan proses pendidikan sementara seperti yang
diketahui institusi pendidikan yang dimiliki Indonesia sendiri sampai
saat ini sudah sangat banyak.
Peran ketiga, yang merupakan ujung tombak ekosistem
pendidikan di Indonesia adalah institusi pendidikan. Sebagai
penyelenggara program pendidikan tinggi di Indonesia, tentunya
institusi ini memegang peranan penting dalam menghasilkan SDM
kompeten, berdaya saing dan sesuai dengan kebutuhan industri.
Berdasarkan data Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
144

