Page 184 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 184
Inspiring Lecturer Paragon
Kampus saat ini dapat menjembatani jurang pemisah antara
kenyaataan dan harapan masyarakat terhadap pendidikan. Setiap
daerah memiliki keunikan masing-masing. Hasil penelitian yang
dilakukan oleh dosen, seyogyanya dapat menjadi pengabdian kepada
masyarakat melalui pelatihan, workshop dan bentuk pengabdian
lainnya. Tidaklah elok rasanya, jikanya hasil penelitian hanya
tersimpan di dalam perpustakaan saja berupa sebuah laporan yang
mungkin hanya dapat diakses terbatas pada mahasiswa saja. Alangkah
baiknya jika hasil penelitian di masyarakat yang bertujuan untuk
memetakan masalah dan memberikan solusi dikembalikan kepada
mereka yang menghadapinya di lapangan.
Pemerataan pendidikan menjadi hal yang krusial yang tidak
akan perrnah habis dipertanyakan. Bahkan, ketidakmerataan tersebut
menimbulkan berbagai stereotip adanya kasta pendidikan tinggi di
Indonesia. Sebutlah misalkan kampus di Jawa lebih maju
dibandingkan kampus di Kalimantan. Meskipun tidak sepenuhnya hal
tersebut benar. Stereotip tersebut tercipta dikarenakan alumni kampus
yang memiliki pengaruh di masyarakat dan membentuk opini bahwa
mereka telah sukses bekerja oleh masyarakat. Tak bia dipungkiri,
persepsi masyarakat terhadap kesuksesan seorang yang mengenyam
pendidikan tinggi tentunya adalah “terlihat” bekerja di perusahaan
besar dengan gaji yang tingi. Begitulah kiranya persepsi masyarakat
terhadap kesuksesan. Seakan alumni yang terlihat “tidak bekerja”
yang kerjaan hanya di rumah saja dianggap tidak sukses. Padahal
banyak jenis pekerjaan di era digital yang tidak memgharuskan untuk
menjadi karyawan.
172

