Page 47 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 47

Inspiring Lecture Paragon

                      dan masih banyak lagi metode metode pembelajaran lainnya.

               Dapat dilihat bahwa belajar sekarang tidak lagi diasumsikan dengan

               kehadiran guru dan murid di ruang kelas dengan penjelasan dari guru
               sebagai satu - satunya sumber ilmu pengetahuan seperti halnya masa

               sebelumnya yang menerapkan hal tersebut. Hal ini juga kita dapati
               dengan memberlakukan student center learning dan juga dengan yang

               terbaru  yaitu  problem  based  learning,  tidak  terlepas  dengan
               penggunaan teknologi tentunya.

                      Inovasi  yang  berarti  perubahan  yang  menjurus  pada

               pembaharuan  mempunyai  arti  yang  sangat  luas,  apalagi  jika
               dihadapkan  dengan  dunia  pendidikan  terutama  pendidikan  di

               Indonesia.  Perubahan  yang  kita  harapkan  untuk  pendidikan  dapat

               tercapai  jika  kita  selaras  dengan  pembaharuan  atau  peningkatan.
               Secara umum inovasi mengacu pada ide, obyek atau praktik sesuatu

               yang baru oleh individu atau pun kelompok yang bermaksud untuk
               memperbaiki tujuan sesuai dengan yang diharapkan seperti yang telah

               dijelaskan pada buku (Syafaruddin, Asrul, & Mesiono, 2012) dan ada
               pula  pada  penjelasan  tentang  inovasi  pendidikan  cenderung  akan

               berhasil  jika  diterapkan  pendekatan  yang  sistematis,  terstruktur,

               tertib, aman dan sukses serta secara massive dengan mengembangkan
               strategi ‘top-down model’ yaitu inovasi dari atas tingkat kementrian

               dan juga diimbangi dengan strategi ‘bottom-up model’ yaitu inovasi
               pendidikan yang bersumber dari kreatifitas tenaga pendidikan disetiap

               institusi pendidikan yang melaksanakan upaya peningkatan kualitas

               penyelenggaraan pendidikan (Kusnandi, 2017). Dan menjelaskan





                                                                              35
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52