Page 13 - Masa Demokrasi Terpimpin_Eka Sugiarti
P. 13

Sejarah Indonesia : Demokrasi Terpimpin


                          c)  Menekan Laju Inflasi
                                 ▪  Pada 25 Agustus 1959, pemerintah mengeluarkan Perppu No. 2
                                     Tahun 1959 untuk membendung laju inflasi.
                                 ▪  Tujuan         →  Mengurangi  jumlah  uang  yang  beredar  agar
                                     dapat menstabilkan keuangan dan perekonomian negara.
                                 ▪  Usaha →  Pemerintah  menginstruksikan  penghematan  bagi
                                     instansi    pemerintah,      memperketat       pengawasan       atas
                                     perusahaan-perusahaan negara.
                          d)  Deklarasi Ekonomi (Dekon)
                                 ▪  Pada 28 Maret 1963, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekon.
                                 ▪  Tujuan:
                                     1)  Menciptakan ekonomi yang bersifat nasional, demokratis, dan
                                         bebas dari sisa-sisa imperialisme.
                                     2)  Mencapai  tahap  ekonomi  sosialis  Indonesia  dengan  cara
                                         terpimpin.
                          e)  Dana Revolusi
                                 ▪  Dikeluarkan oleh Jusuf Muda
                                 ▪  Diperoleh dari devisa kredit jangka panjang
                                 ▪  Usaha →  melakukan  pungutan  terhadap  perusahaan  atau
                                     perseorangan  yang  mendapat  fasilitas  kredit  antara  250  juta
                                     hingga 1 miliar rupiah.
                                 ▪  Hasil pengumpulan Dana Revolusi digunakan untuk membiayai
                                     proyek-proyek mandataris presiden yang bersifat prestise politik
                                     dengan mengorbankan kondisi ekonomi dalam negeri.

                   H.  Rangkuman
                      1)  Masa  Demokrasi  Terpimpin  berlaku  sejak  pembacaan  Dekrit  Presiden
                           pada  tanggal  5  Juli  1959  hingga  berakhirnya  kekuasaan  Presiden
                           Soekarno. System Demokrasi ini berusaha mengembalikan keadaan politik
                           negara yang tidak stabil sebagai warisan Demokrasi Liberal. Corak politik
                           yang  muncul  pada  masa  ini  antara  lain  kebebasan  partai  politik  yang
                           dibatasi  dan  Presiden  cenderung  memiliki  kekuasaan  mutlak  sebagai
                           kepala negara dan kepala pemerintahan.
                      2)  Sistem  pemerintahan  yang  berlaku  pada  masa  Demokrasi  Terpimpin
                           adalah  Presidensial,  dan  dalam  menjalankan  pemerintahan  Presiden
                           didukung  tiga  kekuatan  besar  yaitu  Komunis,  Agama  dan  Nasionalis.
                           System  pemerintahan  tersebut  memberi  peluang  bagi  tumbuh  dan
                           berkembangnya ideologi Komunis.
                      3)  Perubahan  politik  menuju  Demokrasi  Terpimpin  mendorong  terciptanya
                           Sistem  Ekonomi  Terpimpin.  Dalam  system  ekonomi  ini  semua  aktivitas
                           ekonomi  disentralisasikan  di  pusat  pemerintahan,  sedangkan  daerah
                           merupakan kepanjangan tangan dari pusat.
                      4)  Kehidupan politik dan ekonomi yang belum stabil pada masa Demokrasi
                           Terpimpin  sangat  mempengaruhi  kondisi  sosial,  budaya  dan  system
                           Pendidikan saat itu. Keadaan sosial budaya dan system Pendidikan pada
                           masa Demokrasi Terpimpin banyak dipengaruhi oleh kebijakan Manipol-
                           USDEK yang diterapkan oleh Presiden Soekarno.



                                                                                  EKA SUGIARTI, S.PD  13
   8   9   10   11   12   13   14   15   16