Page 19 - Belajar itu Menyenangkan (1)
P. 19
Belajar itu
Menyenangkan!
22
RPL
Neneng Hendriyani- SMA Negeri 4 Cibinong
Membaca adalah membuka jendela dunia. Begitulah sejak dahulu orang mengidentifikasi kegiatan yang satu ini. Dengan membaca kita dapat mengetahui banyak hal. Cukup duduk sebentar dan tra la la dunia baru terbentang di depan kita. Membaca puisi dengan keras (RPL) adalah salah satu upaya dan strategi jitu untuk membuka dunia baru bagi siswa, terutama dalam pelajaran Bahasa Inggris. Prosedur: Guru memberikan tiga judul puisi, masing-masing puisi dalam bentuk print out. Setiap siswa mendapatkan minimal satu judul puisi secara acak. Setelah semua siswa mendapatkan lembar puisinya, guru kemudian meminta mereka duduk dengan tertib sambil memperhatikan isi puisi masing-masing. Kemudian guru mengambil sikap berdiri di depan kelas atau di tengah kelas dan siap membacakan salah satu puisi yang dibagikan. Dengan intonasi, mimik wajah dan gerak tubuh guru membacakan puisi tersebut dengan penuh penjiwaan. Setelah membacakan puisi tersebut barulah guru menunjuk satu hingga tiga orang siswa yang memiliki lembar puisi yang sama dengannya untuk maju membacakan puisi tersebut di depan kelas. Siswa tersebut membacakan puisinya dengan suara yang keras, pronunciation yang tepat, pemenggalan kata yang tepat dan penjiwaan yang sesuai. Selanjutnya guru menerangkan makna, struktur teks dan unsur kebahasaan puisi tersebut. Untuk membuat siswa lebih memahami isi puisi tersebut, guru juga bisa menceritakan sekilas biografi penulis puisi tersebut. Dengan begitu, siswa lebih mengenal penulis dan isi puisi tersebut. Kemudian guru mempraktikkan lagi puisi berikutnya di depan kelas dan meminta siswa yang memegang kertas berisi puisi yang sama untuk memperhatikannya dengan seksama. Setelah ia selesai memberikan contoh barulah ia menunjuk kembali secara acak siswa yang memiliki lembar puisi yang sama untuk membacakannya di depan kelas. Siswa yang lain memperhatikannya dan mencatat hasil pengamatannya. Selanjutnya, guru mengajak siswa di kelas untuk menganalisis makna, struktur teks dan unsur kebahasaan puisi tersebut. Manfaat yang dipetik siswa dari kegiatan pembelajaran Reading Poem Loudly ini adalah siswa belajar praktek berbicara secara langsung, menganalisis makna, struktur teks dan unsur kebahasaan puisi dengan cara yang menyenangkan dan jauh dari kata tegang. Guru pun dapat mengecek pronunciation siswa, sekaligus pemahaman siswa akan isi bacaannya dengan mudah. Selain itu siswa juga dapat memperoleh kosakata baru tanpa disadarinya sekaligus mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari sebelumnya.
Kata kunci: Puisi, membaca, berbicara, mimik wajah, penjiwaan

