Page 7 - Makalah Bintang Laut
P. 7
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Filum Echinodermata
Bintang laut dan sebagian besar Echinodermata dari bahasa Yunani echin, “berduri” dan
derma, “kulit”). Adalah hewan sesil atau hewan yang bergerak lamban dengan simetri radial
sebagai hewan dewasa. Kelompok hewan ini ditemukan di hampir semua kedalaman laut.
Filum ini muncul di periode Kambrium awal dan terdiri dari 7.000 spesies yang masih hidup
dan 13.000 spesies yang sudah punah (Suwignyo dalam Nurhadi & Yanti, 2016: 139).
Bagian internal dan eksternal hewan itu menjalar dari tengah atau pusat, seringkali berbentuk
lima jari-jari. Kulit tipis menutupi eksoskeleton yang terbuat dari lempengan keras. Sebagian
besar hewan Echinodermata bertubuh kasar karena adanya tonjolan kerangka dan duri yang
memiliki berbagai fungsi. Yang khas dari Echinodermata adalah sistem pembuluh air (water
vascular system), suatu jaringan saluran hidrolik yang bercabang menjadi penjuluran yang
disebut kaki tabung (tube feet) yang berfungsi dalam lokomosi, makan dan pertukaran gas.
(Campbell, Reece, dan Michell, 2003 :240).
Echinodermata berasal dari bahasa Yunani Echinos artinya duri, derma artinya kulit.
Secara umum Echinodermata berarti hewan yang berkulit duri. Hewan ini memiliki
kemampuan autotomi serta regenerasi bagian tubuh yang hilang, putus atau rusak. Semua
hewan yang termasuk dalam kelas ini bentuk tubuhnya radial simetris dan kebanyakan
mempunyai endoskeleton dari zat kapur dengan memiliki tonjolan berupa duri. Sebagian
besar spesies mampu bergerak dengan merangkak dan sangat lambat. Ciri lain
Echinodermata adalah simetri pentaradial: tubuhnya berkembang dalam bidang lima
antimere yang memancar dari sebuah cakram pusat dimana mulutnya berada di tengah.
Echinodermata tidka memiliki kepala. Mereka memiliki sistem peredaran air yang terdiri dari
sederet tabung berisi cairan yang dipakai dalam pergerakan. Perubahan tekanan di sistem ini
memungkinkan seekor echinodermata merenggangkan dan menarik kaki tabung. Kaki tabung
dipakai untuk bergerak dan pada beberapa spesies dipakai untuk menangkap mangsa. Pada
Echinodermata, jenis kelamin terpisah (Kurnia dalam Nurhadi & Yanti, 2016: 141).
3

