Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 103
Judul Menaker Sebut Belum Ada Perusahaan yang Lapor Tak Mampu Bayar
THR
Nama Media katadata.co.id
Newstrend Posko THR 2021
Halaman/URL https://katadata.co.id/pingitaria/berita/607d7b7cc8638/menaker-sebut-
belum-ada-perusahaan-yang-lapor-tak-mampu-bayar-thr
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-19 19:46:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Haiyani Rumondang (Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawas Ketenagakerjaan dan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Dalam hal ini, pengawas mengeluarkan rekomendasi sesuai
dengan hasil pemeriksaan. Kemudian, Gubernur, Walikota, Bupati atau instansi terkait akan
memutuskan sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sampai saat ini belum ada perusahaan yang
tidak mampu (membayar THR 2021)
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Ketidakmampuan itu didasarkan atas bukti
laporan keuangan internal, dan dialog dilakukan secara kekeluargaan
Ringkasan
Menjelang lebaran, masih ada ratusan perusahaan yang belum membayarkan Tunjangan Hari
Raya (THR) tahun lalu. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat
peluncuran Posko THR 2021, Senin (19/4). Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir sejak 4 Juni 2020,
Kementerian Ketenagakerjaan mencatat 683 pengaduan. Setelah dipilah, ternyata ada 410
pengaduan yang terkait dengan pembayaran THR yang perlu ditindak lanjuti.
MENAKER SEBUT BELUM ADA PERUSAHAAN YANG LAPOR TAK MAMPU BAYAR THR
Menjelang lebaran, masih ada ratusan perusahaan yang belum membayarkan Tunjangan Hari
Raya (THR) tahun lalu. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat
peluncuran Posko THR 2021, Senin (19/4).
Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir sejak 4 Juni 2020, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat
683 pengaduan. Setelah dipilah, ternyata ada 410 pengaduan yang terkait dengan pembayaran
THR yang perlu ditindak lanjuti.
102

