Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 104

Dari  410  pengaduan  tersebut,  307  perusahaan  sudah  melalui  pemeriksaan  dan  pembinaan.
              Perusahaan-perusahaan  tersebut  kemudian  membayarkan  THR  kepada  karyawannya,  meski
              terlambat atau jumlahnya tak sesuai ketentuan.

              Sementara  itu,  103  perusahaan  kini  dalam  proses  pemeriksaan  oleh  dinas  ketenagakerjaan
              karena belum juga membayarkan THR yang menjadi kewajibannya. Sebagian dari perusahaan
              itu bahkan harus menghadapi Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) karena berselisih dengan
              karyawannya terkait pembayaran THR.

              Direktorat  Jenderal  Pembinaan  Pengawas  Ketenagakerjaan  dan  Keselamatan  dan  Kesehatan
              Kerja, Haiyani Rumondang mengatakan, ada lima perusahaan yang direkomendasikan mendapat
              sanksi administratif.

              Simak  Databoks  berikut:  Sanksi  tersebut  di  antaranya  berupa  teguran  tertulis,  pembatasan
              kegiatan  usaha,  penghentian  sementara  sebagian/seluruh  alat  produksi  dan  pembekuan
              kegiatan usaha.
              "Dalam  hal  ini,  pengawas  mengeluarkan  rekomendasi  sesuai  dengan  hasil  pemeriksaan.
              Kemudian, Gubernur, Walikota, Bupati atau instansi terkait akan memutuskan sesuai dengan
              rekomendasi yang dikeluarkan," kata Haiyani dalam acara Launching Posko THR 2021, Senin
              (19/4).
              Sementara  itu,  hingga  menjelang  pekan  kedua  Ramadan,  belum  ada  perusahaan  yang
              melaporkan  ketidakmampuannya  membayar  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  bagi  karyawannya
              tahun ini.

              "Sampai saat ini belum ada perusahaan yang tidak mampu (membayar THR 2021)," kata Menteri
              Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

              Ida juga menyampaikan, perusahaan tidak mampu membayar THR sesuai ketentuan pemerintah
              harus  melakukan  dialog  dengan  pekerjanya.  Pengusaha  wajib  melaporkan  hasil  kesepakatan
              tersebut kepada dinas ketenagakerjaan setempat.

              "Ketidakmampuan  itu didasarkan  atas bukti  laporan  keuangan  internal,  dan  dialog  dilakukan
              secara kekeluargaan," kata Ida.

              Ia  menyatakan,  Posko  THR  keagamaan  2021  bisa  dimanfaatkan  para  pekerja/buruh  dan
              pengusaha mulai tanggal 20 April - 20 Mei 2021. Pengaduan bisa dilakukan dengan dua cara,
              yaitu offline dan online.

              Ida menjelaskan, untuk pelayanan secara offline bisa dilakukan di Ruang Pelayanan Terpadu,
              Gedung B lt 1, Kementerian Ketenagakerjaan selama jam kerja mulai pukul 08.00 WIB sampai
              15.30    WIB.     Sementara      untuk     layanan    online,    dapat     diakses    melalui
              www.bantuan.kemnaker.go.id dan melalui call center 1500-630.


















                                                           103
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109