Page 215 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 215
Judul Kemenaker Akan Sanksi Lima Perusahaan yang Belum Bayar THR 2020
Nama Media viva.co.id
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1365886-kemenaker-akan-sanksi-
lima-perusahaan-yang-belum-bayar-thr-2020
Jurnalis Dusep Malik
Tanggal 2021-04-19 16:56:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya juga bersama dengan ibu Dirjen
Binwasnaker dan K3 (Haiyani Rumondang), saya minta ibu dirjen menjelaskan progres 103
perusahaan yang menunggak pembayaran THR 2020
Ringkasan
Memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2021, Kementerian Ketenagakerjaan masih memroses
perusahaan-perusahaan yang belum menuntaskan hak para pekerja atau buruhnya dalam
bentuk tunjangan hari raya (THR) keagamaan 2020. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
memastikan perusahaan tersebut berjumlah 103. Hingga saat ini, perusahaan-perusahaan
tersebut masih dalam tahap proses pemeriksaan, pengawasan dan pemanggilan dengan Dinas
Ketenagakerjaan di daerah masing-masing.
KEMENAKER AKAN SANKSI LIMA PERUSAHAAN YANG BELUM BAYAR THR 2020
Memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2021, Kementerian Ketenagakerjaan masih memroses
perusahaan-perusahaan yang belum menuntaskan hak para pekerja atau buruhnya dalam
bentuk tunjangan hari raya (THR) keagamaan 2020.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memastikan perusahaan tersebut berjumlah 103. Hingga
saat ini, perusahaan-perusahaan tersebut masih dalam tahap proses pemeriksaan, pengawasan
dan pemanggilan dengan Dinas Ketenagakerjaan di daerah masing-masing.
"Saya juga bersama dengan ibu Dirjen Binwasnaker dan K3 (Haiyani Rumondang), saya minta
ibu dirjen menjelaskan progres 103 perusahaan yang menunggak pembayaran THR 2020," kata
dia saat konferensi pers, Senin, 19 April 2021.
Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan
Kerja Haiyani Rumondang mengatakan, 103 perusahaan yang mengalami persoalan tersebut
masih dalam tahap pemeriksaan pengawas dan pemanggilan.
214

