Page 364 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 364
Judul Ribuan Buruh Mau Demo di Tengah Pengusaha Pusing Bayar THR
Nama Media cnbcindonesia.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.cnbcindonesia.com/news/20210419125338-4-
238932/ribuan-buruh-mau-demo-di-tengah-pengusaha-pusing-bayar-
thr
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-19 14:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Said Iqbal (ketua KSPI) Isu yang diangkat 21 April itu meminta hakim MK (Mahkamah
Konstitusi) mengabulkan judicial review secara materil maupun formil terhadap Undang-Undang
Cipta Kerja
neutral - Said Iqbal (ketua KSPI) Ada 100 - 150 orang di kawasan MK, lalu di provinsi ada di
kantor gubernur, kantor bupati. Sedangkan 10.000 buruh protes di wilayah pabrik dengan
spanduk yang dipasang ada pagar pabrik. Protokol kesehatan sesuai masing-masing pabrik
neutral - Said Salahudin (Pemerhati hukum tata negara) Uji Materil sudah tiap kali persidangan,
pengujian formil rabu luas di MK sidang pertama
neutral - Said Iqbal (ketua KSPI) Bentuknya sama di lapangan, nanti akan koordinasi antara
pimpinan tingkat lokasi Mayday masing-masing pabrik dan lokasi pemerintah lainya
Ringkasan
Pandemi berdampak luas bagi pelaku usaha hingga para pekerja yang banyak terdampak. Ada
pengusaha sektor tertentu yang sedang 'pusing' menyiapkan Tunjangan Hari Raya (THR). Di sisi
lain, kepentingan serikat pekerja juga terus bergulir, antara lain soal perlawanan terhadap UU
Cipta Kerja (Ciptaker). Bakal aksi buruh yang akan digelar pada 21 April nanti, terkait penolakan
terhadap Undang-Undang Cipta Kerja yang dianggap tidak sah, hingga meminta hakim
Mahkamah Konstitusi untuk mengabulkan judicial review secara materil maupun formil.
RIBUAN BURUH MAU DEMO DI TENGAH PENGUSAHA PUSING BAYAR THR
Jakarta, - Pandemi berdampak luas bagi pelaku usaha hingga para pekerja yang banyak
terdampak. Ada pengusaha sektor tertentu yang sedang 'pusing' menyiapkan Tunjangan Hari
Raya (THR). Di sisi lain, kepentingan serikat pekerja juga terus bergulir, antara lain soal
perlawanan terhadap UU Cipta Kerja (Ciptaker).
363

