Page 365 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 365

Bakal aksi buruh yang akan digelar pada 21 April nanti, terkait penolakan terhadap Undang-
              Undang Cipta Kerja yang dianggap tidak sah, hingga meminta hakim Mahkamah Konstitusi untuk
              mengabulkan judicial review secara materil maupun formil.

              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, mengatakan aksi 21 April nanti
              dilakukan pada pukul 09.00 - 12.00 WIB, diikuti lebih dari 10 ribu pekerja di 24 provinsi lebih
              dari 150 ribu kabupaten kota dan 1.000 pabrik diseluruh Indonesia.

              "Isu yang diangkat 21 April itu meminta hakim MK (Mahkamah Konstitusi) mengabulkan judicial
              review secara materil maupun formil terhadap Undang-Undang Cipta Kerja," kata Said dalam
              Konferensi Pers virtual, Senin (19/4/2021).

              Aksi yang dilakukan secara terjun langsung di lapangan. Menurut Said aksi sudah mengukuti
              saran dari Satgas Covid - 19 dan mengikuti protokol kesehatan, mulai dari rapid antigen hingga
              membawa hand sanitizer.

              "Ada 100 - 150 orang di kawasan MK, lalu di provinsi ada di kantor gubernur, kantor bupati.
              Sedangkan 10.000 buruh protes di wilayah pabrik dengan spanduk yang dipasang ada pagar
              pabrik. Protokol kesehatan sesuai masing-masing pabrik," kata Said.

              Kuasa Hukum Pemohon, Said Salahudin mengatakan serikat buruh mengajukan permohonan
              judicial review perkara nomor PUU XII 2020 pada 15 Desember 2020 lalu, tetapi baru diregistrasi
              pada 14 April 2021 oleh MK. Tuntunanya membatalkan Undang-Undang Cipta Kerja khususnya
              klaster ketenagakerjaan.

              "Uji  Materil  sudah  tiap  kali  persidangan,  pengujian  formil  rabu  luas  di  MK  sidang  pertama,"
              jelasnya Selain itu untuk aksi Mayday, 1 Mei nanti juga akan ada aksi di lapangan. Berasal dari
              50 ribu buruh di 24 provinsi dan 3.000 pabrik yang tergabung dalam aksi ini.

              "Bentuknya  sama  di  lapangan,  nanti  akan  koordinasi  antara  pimpinan  tingkat  lokasi  Mayday
              masing-masing pabrik dan lokasi pemerintah lainya," kata Said Iqbal.





































                                                           364
   360   361   362   363   364   365   366   367   368   369   370