Page 377 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 377
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ponorogo memastikan TKI yang kembali
ke kampung halamannya aman. Artinya, mereka tidak terjangkit virus COVID-19 dari negara
tempatnya bekerja.
Sebelumnya, seluruh TKI yang pulang karena masa kontrak habis, dipusatkan untuk dikarantina
di wisma atlet. Pun setibanya di daerah masing-masing, para TKI ini langsung diperiksa tim
satgas COVID-19 baik dari kabupaten maupun kecamatan. Jika dirasa sehat maka para TKI bisa
kembali ke rumahnya.
"Alhamdulillah sampai detik ini pemulangan PMI tidak ada yang terjangkit Corona. Sudah sangat
ketat, tidak akan pernah dipulangkan kalau terjadi ada yang terjangkit," kata Kepala
Disnakertrans Ponorogo, Bedianto kepada wartawan, Senin (19/4/2021).
Menurutnya, karena pandemi COVID-19 terjadi di seluruh dunia, akhirnya setiap negara punya
prosedur yang ketat. Hal ini agar penyebarannya bisa ditekan.
"Sebelum kepulangannya, para PMI wajib menjalani karantina di tempatnya bekerja," terang
Ibed.
Sesampainya di Indonesia, tepatnya di Bandara Internasional Soekarno - Hatta, para PMI
kembali dikarantina di Wisma Atlet. Setelah itu, baru dipulangkan ke daerah masing-masing. "Di
sini dicek lagi oleh Satgas COVID-19 baru dinyatakan aman, tidak sakit, bisa kembali ke
rumahnya," tambah Ibed.
Ibed menambahkan saat ini keberangkatan hanya dilayani bagi PMI purna yang ingin kembali
berangkat. Terutama untuk negara tujuan Hong Kong, Taiwan dan Korea. "Pemberangkatan
tetap ada hanya saja jumlahnya tidak banyak karena melayani eks dari sana," pungkas Ibed.
Sebelumnya, Menaker Ida Fauziyah mengeluarkan kebijakan larangan mudik 2021 ke Pekerja
Migran Indonesia (PMI/TKI). Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai
COVID-19 yang berpotensi meningkat karena mobilitas masyarakat, khususnya pekerja/buruh
swasta dan TKI.
376

