Page 250 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 NOVEMBER 2021
P. 250

"Ini adalah wujud konkret kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan dan perlindungan bagi
              pekerja.  Kenapa  saya  dahului  kesejahteraan,  karena  memang  MLT  ini  memberi  manfaat
              tambahan  dari  JHT  untuk  memenuhi  salah  satu  kebutuhan  primer  atau  pokok  pekerja  yaitu
              memiliki rumah sendiri," ungkap Putri dalam konferensi pers virtual, Rabu (3/11/2021).

              Indah  menambahkan  agar  semakin  memudahkan  pekerja  mengakses  MLT  Program  JHT  ini,
              BPJAMSOSTEK  menjalin  kerja  sama  dengan  bank-bank  Himbara  serta  Asosiasi  Bank  Daerah
              (Asbanda).

              "Kami juga melibatkan pengusaha seperti Apindo dalam memastikan MLT ini dinikmati secara
              massif oleh para pekerja," jelas Putri.

              Sementara  itu,  Direktur Utama  BPJAMSOSTEK  Anggoro Eko  Cahyo  mengatakan  adanya  MLT
              berupa pembiayaan rumah ini semakin memperbesar manfaat kepesertaan BPJAMSOSTEK bagi
              para pekerja. Selain memperoleh jaminan untuk masa tua mereka saat tidak lagi bekerja, peserta
              JHT juga bisa mendapatkan rumah sebagai kebutuhan utama mereka saat ini.
              "Banyak pekerja yang belum menjadi peserta itu, selain karena belum aware tetapi juga belum
              perlu. Diharapkan adanya Manfaat Layanan Tambahan ini bisa jadi daya dorong bagi mereka
              untuk menyegerakan diri untuk bergabung, karena ada manfaat (yang bisa diperoleh) saat ini,"
              tutur Anggoro.
              Anggoro  menyampaikan  saat  ini  MLT  pembiayaan  rumah  untuk  peserta  JHT  ini  sudah  bisa
              diakses melalui Bank BTN. Ke depannya, penyaluran pembiayaan juga akan dilakukan melalui
              bank-bank Himbara lainnya, seperti BRI, BNI, dan Mandiri, serta bank daerah.

              Mengenai kemudahan yang diperoleh dari MLT tersebut, Anggoro mengatakan peserta JHT bisa
              mendapatkan pembiayaan rumah dengan bunga yang terjangkau. Penetapan bunga untuk KPR
              mengacu pada Seven Days Repo Rate Bank Indonesia (BI7DRR) ditambah margin bunga dari
              BPJAMSOSTEK dan perbankan.
              Di tahap awal, lanjut Anggoro, dengan BI7DRR sebesar 3,5%, BPJAMSOSTEK dan BTN telah
              menyepakati bunga KPR untuk peserta JHT sebesar 7 persen. Besaran bunga tersebut dinilai
              cukup meringankan. "Jadi nanti kalau BI 7 Days Repo Rate turun, (bunga) akan turun, tapi kalau
              dia naik (bunga) juga naik. Fixnya itu basisnya dari 7 Days Repo Rate," tutur Anggoro.
              Anggoro menegaskan MLT Program JHT ini bisa dipergunakan oleh para peserta JHT dengan
              beberapa syarat yang diatur dalam Permenaker 17/2021, antara lain belum memiliki rumah,
              terdaftar sebagai peserta JHT selama minimal 1 tahun, tertib administrasi, dan aktif membayar
              iuran, dan perusahaan tempat bekerja bukan Perusahaan Daftar Sebagian.

              Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo menimpali, dari sisi perbankan, persyaratan yang
              harus  dipenuhi  untuk  mendapatkan  KPR  sama  seperti  nasabah  pada  umumnya.  Bank  akan
              meninjau kemampuan peserta dalam membayar cicilan, serta riwayat kredit (BI Checking) dari
              peserta JHT yang mengajukan pembiayaan.

              "Syaratnya tadi sudah jelas, menjadi peserta, lancar iurannya, setahun minimum, nama-nama
              itu yang kami pegang. Sebagai bank, kami juga ingin memastikan teman-teman yang mendaftar,
              kami  pasti  cek  prosedur  standar,  pernahkan  punya  kredit  macet  sebelumnya?  Itu  kadang
              dilewati. Kalau sudah (dilunasi) nggak ada masalah," tutur Hadi.

              "Kami juga tidak mau gajinya 100 cicilannya 100, kalau gaji 100 maksimum 60 buat cicilan, kami
              juga  menjaga  kelangsungan.  Kalau  ada  penghasilan  lain,  sampaikan.  Kita  tentu  ingin
              memudahkan dan bank ingin mendapatkan nasabah sebanyak-banyaknya," urai Hadi.



                                                           249
   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254   255