Page 252 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 NOVEMBER 2021
P. 252
BPJS KETENAGAKERJAAN GANDENG BTN BERIKAN FASILITAS PEMBIAYAAN
PERUMAHAN
BPJS Ketenagakerjaan gandeng BTN (Analisadaily/Istimewa) Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan
(BPJAMSOSTEK) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank
Tabungan Negara (BTN) dalam rangka pemberian Manfaat Layanan Tambahan (MLT) berupa
Fasilitas Pembiayaan Perumahan bagi Peserta program JHT BPJS Ketenagakerjaan.
Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan secara virtual oleh Direktur Utama
BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo dan Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo.
Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya kepada pers mengatakan, pihaknya menyambut baik
dan mengapresiasi apa yang disepakati kedua belah pihak tersebut.
"Terima kasih kepada Bank BTN atas kerja sama yang dilakukan. Ini merupakan bukti
BPJAMSOSTEK dan BTN berkomitmen mensukseskan program negara terkait manfaat layanan
tambahan bagi pekerja sesegera mungkin. Tujuan adanya MLT ini antara lain memberikan
kemudahan kepada peserta untuk memiliki rumah yang sehat, layak dan terjangkau, juga
membantu kapasitas daya beli dan angsuran ke perbankan," jelasnya, Rabu (3/11).
Dirinya melanjutkan, MLT juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan
tenaga kerja serta mendukung program Pemerintah dalam penyediaan perumahan.
Sebagai informasi, tenaga kerja yang memperoleh MLT harus memenuhi syarat kepesertaan
BPJS Ketenagakerjaan yaitu sudah satu tahun terdaftar menjadi peserta, tertib administrasi, aktif
membayar Iuran dan merupakan rumah pertama untuk KPR dan PRP.
Sedangkan untuk Perusahaan/Developer untuk memperoleh kredit konstruksi harus sudah
terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, tertib administrasi dan aktif membayar iuran.
Selain itu harus juga memenuhi syarat yang ada di Perbankan.
Senada dengan Anggoro, Haru Koesmahargyo juga mengatakan kerja sama ini akan semakin
mendukung pemenuhan kebutuhan rumah di Indonesia, sekaligus membantu mendongrak
perekonomian nasional. Sebab, lanjutnya, untuk setiap Rp1 yang dikeluarkan untuk sektor
perumahan, akan meningkatkan output pada ekonomi sebesar Rp2,15.
"Kemudahan akses ke kredit rumah ini juga akan menjamin hari tua para peserta BPJAMSOSTEK,
karena selain mendapatkan keuntungan dari JHT, juga fasilitas pembiayaan untuk memiliki
rumah yang aman dan nyaman," jelas Haru.
Perjanjian kerja sama yang dilakukan kedua pihak ini merupakan tindak lanjut atas terbitnya
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan
Menteri Ketenagakerjaan Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian, Persyaratan, dan
Jenis Manfaat Layanan Tambahan dalam Program Jaminan Hari Tua.
Dalam Permenaker tersebut, salah satu perubahan yang dimuat adalah peserta melalui bank
penyalur dapat mengajukan pengalihan KPR umum atau komersial menjadi KPR MLT BPJS
Ketenagakerjaan, dan untuk kerjasama antara BPJAMSOSTEK dan BTN ini dimungkinkan
pemberian manfaat berdasarkan Prinsip Perbankan Syariah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, mewakili Menaker RI, Direktur Jenderal Pembinaan
Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri mengatakan bahwa
Negara akan terus hadir untuk memberikan kepastian perlindungan dan kepastian kesejahteraan
sosial untuk seluruh masyarakat Indonesia termasuk pekerja dan buruh.
251

