Page 257 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 NOVEMBER 2021
P. 257

Ia mengaku mendorong BPJS Ketenagakerajaan menyosialisasikan hal itu agar PRT mendapat
              perlindungan yang optimal.
              "Saya terus mendorong kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk terus mensosialisasikan agar para
              pekerja rumah tangga kita mendapatkan perlindungan," katanya.

              Dia  menjelaskan  perlunya  PRT  mendapatkan  jaminan  sosial  sudah  diisyaratkan  dalam
              Permenaker  Nomor  2  Tahun  2015  tentang  Perlindungan  Pekerja  Rumah  Tangga  yang  di
              dalamnya berisi persyaratan menjadi PRT, dibutuhkannya perjanjian kerja, hak, dan kewajiban.

              Menurut data BPJS Ketenagakerjaan, hingga 2018 terdapat 149.566 PRT yang mendapatkan
              perlindungan bidang ketenagakerjaan sebagai peserta bukan penerima upah (BPU).

              Dari  jumlah  tersebut,  147.548  pekerja  migran  Indonesia  yang  berkarya  sebagai  pekerja
              domestik,  perawat  lansia  dan  anak,  serta  pengurus  rumah,  dengan  sisanya  PRT  di  sektor
              domestik.

              Cakupan itu terbilang masih kecil mengingat data Organisasi Buruh Internasional ( International
              Labour  Organization  /ILO)  memperlihatkan pada  2015  terdapat  4,2  juta  orang yang  bekerja
              sebagai PRT di Indonesia dengan tren peningkatan setiap tahunnya.

              Untuk  itu,  Menaker  Idaa  secara  khusus  meminta  agar  sosialisasi  terus  dilakukan  untuk
              memperluas cakupan perlindungan bagi PRT di Indonesia, yang masih menghadapi kerentanan
              termasuk eksploitasi hubungan kerja.
              "Agar terus menyosialisasikan karena saya kira memang tidak banyak yang mengetahui secara
              pasti manfaat yang diperoleh dari program jaminan sosial ketenagakerjaan," demikian Ida.











































                                                           256
   252   253   254   255   256   257   258   259   260   261   262