Page 289 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 NOVEMBER 2021
P. 289

Judul               Kenaikan upah minimum dinilai bikin lapangan kerja menyusut
                Nama Media          kabarbisnis.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://kabarbisnis.com/read/28110051/kenaikan-upah-minimum-
                                    dinilai-bikin-lapangan-kerja-menyusut
                Jurnalis            kbc
                Tanggal             2021-11-03 11:22:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              positive  -  Hariyadi  B.  Sukamdani  (Ketua  Apindo)  Kami  menyadari  setiap  tahun  masalah
              pengupahan ada saja tarik menarik ketidakpuasan dan sebagainya

              neutral - Hariyadi B. Sukamdani (Ketua Apindo) Dapat kami sampaikan, kalau kita melihat tahun-
              tahun sebelumnya di 2010 pada saat investasi PMA dan PMDN itu adalah kira-kira Rp 203-204
              triliun, rasio per Rp 1 triliun bisa menyerap 5.014 tenaga kerja. Di 2019 pada saat kita mencapai
              sekitar Rp 806 triliun, penyerapannya tinggal 1.220 kurang lebih
              negative - Hariyadi B. Sukamdani (Ketua Apindo) Apa artinya, ya ini data loh ya, saya nggak
              ngarang, artinya yang masuk lebih banyak padat modal. Padat karyanya hilang, itu yang sudah
              terjadi. Jadi memang ada korelasi bahwa UMP-nya naik maka padat karya yang harusnya jadi
              bantalan penyerapan tenaga kerja malah menyusut, yang masih bertahan adalah yang padat
              modal

              negative - Hariyadi B. Sukamdani (Ketua Apindo) Kami melihat bahwa aturan mengenai masalah
              pengupahan di UU 13 itu pasti akan membuat penyusutan di penyerapan tenaga kerja

              negative - Hariyadi B. Sukamdani (Ketua Apindo) Kalau ditanya batas wajarnya berapa menurut
              pandangan kami formula yang ada sekarang ini adalah parameter yang wajar. Jadi kita mengacu
              dari formula yang ada, karena di formulasi itu sudah jelas ada perhitungan atau formulasi rata-
              rata  konsumsi  masyarakat.  Nah  itukan  sesuatu yang  realistis.  Kedua  ada  parameter  tentang
              pertumbuhan ekonomi atau inflasi. Kalau juga ada parameter tentang tingkat pengangguran
              terbuka



              Ringkasan

              Polemik  mengenai  upah  minimum  selalu  muncul  saat  mendekati  batas  waktu  pengumuman
              besaran upah minimum tersebut. Itulah yang terjadi belakangan ini jelang pengumuman besaran
              upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 yang dilakukan paling lambat 30 November 2021.
              Ketua  Umum  Asosiasi  Pengusaha  Indonesia  (Apindo)  Hariyadi  B.  Sukamdani  ikut  bicara

                                                           288
   284   285   286   287   288   289   290   291   292   293   294