Page 157 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 157
Turut hadir dalam peresmian tersebut Ketua DJSN Tubagus Achmad Choesni, Ketua Dewan
pengawas BP Jamsostek Guntur Witjaksono, dan Direktur Operasional 1 PT PP Persero Tbk Anton
Satyo Hendriatmo.
MENKO PMK RESMIKAN PLAZA BP JAMSOSTEK
Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Agus
Susanto bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
(Menko PMK) Muhadjir Effendy, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meresmikan Gedung
Plaza BP Jamsostek yang bertempat di Jalan HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta, Jumat (8/1).
Turut hadir dalam peresmian tersebut Ketua DJSN Tubagus Achmad Choesni, Ketua Dewan
pengawas BP Jamsostek Guntur Witjaksono, dan Direktur Operasional 1 PT PP Persero Tbk Anton
Satyo Hendriatmo.
"Gedung yang dibangun di atas tanah seluas 5.391 meter persegi ini merupakan bagian dari
investasi dana program JHT yang dikelola oleh BP Jamsostek melalui instrumen penyertaan
langsung. Hal tersebut merupakan salah satu strategi manajemen dalam memberikan hasil
pengembangan dana yang optimal bagi para peserta," ungkap Agus dalam sambutannya.
Ida Fauziyah mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas kinerja manajemen BP Jamsostek
yang telah mendukung pembangunan gedung tersebut. Pihaknya berharap dengan
diresmikannya Plaza BP Jamsostek mampu memberikan semangat baru untuk menghadapi
tantangan di tahun ini.
Ida menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan diberikan mandat untuk menyelenggarakan program
jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Indonesia. "Mandat penyelenggaraan
tersebut ditujukan untuk menyediakan dasar hidup yang layak dan meningkatkan martabatnya
menuju terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera adil dan makmur, oleh karena itu
BPJS Ketenagakerjaan diberi kewenangan untuk mengelola dana investasi yang bersumber dari
iuran pekerja, salah satunya dengan melakukan investasi langsung seperti pembangunan
gedung Plaza BP Jamsostek, dengan harapan mampu memberikan imbal balik yang optimal bagi
para peserta," papar Ida.
Senada dengan Menaker, Menko PMK Muhadjir Effendi berharap pemanfaatan iuran dari tenaga
kerja yang merupakan peserta dari BP Jamsostek ini dapat dioptimalkan setinggi-tingginya dan
bisa memberikan pendapatan yang besar dan dimanfaatkan dengan tepat sasaran dan efisien.
Pihaknya juga mengapresiasi atas pembangunan plaza BP Jamsostek yang merupakan langkah
besar dan semoga hal tersebut menjadi kesuksesan yang dapat ditiru oleh institusi lain.
Konsep Green Building
Plaza BP Jamsostek dibangun dan dikelola oleh PT Sinergi Investasi Properti (SIP) yang
merupakan perusahaan Joint Venture antara BP Jamsostek dengan PT PP (Persero) Tbk. Proses
pembangunan gedung tersebut memakan waktu 24 bulan yang diawali dengan ground breaking
pada akhir bulan Mei 2017, dilanjutkan topping off pada bulan Oktober 2018, dan penyelesaian
pembangunan konstruksi pada Juni 2019.
Dengan mengusung konsep green building, Plaza BP Jamsostek telah mengantongi sertifikat
Gold dari Global Building Council Indonesia (GBCI) yang berarti gedung tersebut ramah
lingkungan dan hemat energi.
Plaza BP Jamsostek memiliki bangunan seluas 26.782 meter persegi yang terdiri dari 28 lantai.
Gedung tersebut dibangun dengan konsep modem stylish dan unik yang terlihat dari pucuk
156

