Page 167 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 167
BPJS Ketenagakerjaan diminta untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan kompetensi SDM-
nya, serta menjadikan gedung baru dan fasilitas penunjang sebagai motivasi kinerja BPJS
Ketenagakerjaan yang semakin kuat.
Hal tersebut disampaikan Menaker Ida dalam acara Peresmian Gedung Plaza BPJamsostek di
Jakarta, Jumat (08/01/2021).
"Seperti halnya seluruh pekerja Indonesia, saya pun menaruh harapan besar kepada jajaran
BPJS Ketenagakerjaan untuk mampu tumbuh dan berkembang mewujudkan masyarakat yang
sejahtera," kata Ida Fauziyah.
Ida menegaskan, publik memiliki ekspektasi yang besar terhadap program Jamsostek, terlebih
di tengah pandemi Covid-19.
Untuk itu, penyelenggaraan sistem jaminan sosial harus terintegrasi, bersinergi, dan
berkolaborasi dengan semua pihak untuk terus konsisten, professional, akuntabel, dan
transparan, guna menjaga kepercayaan publik.
Pemerintah pun berkomitmen kuat untuk terus mendukung implementasi jaminan sosial
ketenagakerjaan, terutama dari aspek regulasi, program, dan kelembagaan agar dapat terus
menyesuaikan diri dengan dinamika sektor usaha dan ketenagakerjaan.
"Jangan sampai dibiarkan kepercayaan itu. Justru harus kita jaga kepercayaan itu dengan cara
semakin memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," kata Ida.
Menurut Ida, program baru pada Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yaitu Jaminan
Kehilangan Pekerjaan (JKP), selain memberikan perlindungan tambahan bagi pekerja, juga akan
memberikan skema baru dalam mempertemukan supply and demand tenaga kerja.
"Hal ini akan memperlancar proses link and match yang pada akhirnya akan menciptakan
kebijakan pasar tenaga kerja lebih aktif dan efektif," katanya.
166

