Page 164 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 164
BPJS Ketenagakerjaan juga diminta untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan kompetensi
SDM-nya, serta menjadikan gedung baru dan fasilitas penunjang sebagai motivasi kinerja BPJS
Ketenagakerjaan yang semakin kuat. ( "Seperti halnya seluruh pekerja Indonesia, saya pun
menaruh harapan besar kepada jajaran BPJS Ketenagakerjaan untuk mampu tumbuh dan
berkembang mewujudkan masyarakat yang sejahtera," kata Ida.
Ida menegaskan, publik memiliki ekspektasi yang besar terhadap program Jamsostek, terlebih
di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, penyelenggaraan sistem jaminan sosial haruslah
terintegrasi, bersinergi, dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk terus konsisten,
profesional, akuntabel, dan transparan, guna menjaga kepercayaan publik.
Pemerintah pun berkomitmen kuat untuk terus mendukung implementasi jaminan sosial
ketenagakerjaan, terutama dari aspek regulasi, program, dan kelembagaan agar dapat terus
menyesuaikan diri dengan dinamika sektor usaha dan ketenagakerjaan.
"Jangan sampai dibiarkan kepercayaan itu. Justru harus kita jaga kepercayaan itu dengan cara
semakin memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," kata Menteri Ida.
Menurutnya, program baru pada Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yaitu Jaminan
Kehilangan Pekerjaan (JKP), selain memberikan perlindungan tambahan bagi pekerja, juga akan
memberikan skema baru dalam mempertemukan supply and demand tenaga kerja.
"Hal ini akan memperlancar proses link and match yang pada akhirnya akan menciptakan
kebijakan pasar tenaga kerja lebih aktif dan efektif," katanya.
163

