Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 95
tugas kedinasan diimbau menginformasikan kepada BP Jamsostek melalui kanal informasi resmi
kami atau Kantor Cabang BP Jamsostek terdekat.
"Kami pastikan santunan yang akan diberikan sampai ke ahli waris para korban," ujar Krishna.
Krishnya menjelaskan, sejumlah kanal informasi yang dimaksud antara lain layanan Contact
Center 175, Facebook BPJS Ketenagakerjaan dan Twitter resmi @bpjstkinfo. Seluruh insan BP
Jamsostek siap membantu menerima laporan atau informasi dari keluarga korban SJ182 ini.
Sebagaimana diketahui, jika pekerja mengalami kecelakaan dan meninggal dunia saat bertugas
atau dalam suatu kegiatan terkait dengan kedinasan, maka ahli waris pekerja berhak
mendapatkan santunan program JKK sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan kepada BP
Jamsostek.
Tak hanya itu, anak ahli waris pekerja juga berhak atas beasiswa pendidikan dari sekolah dasar
hingga kuliah bagi dua orang anak dengan nilai maksimal Rp 174 juta untuk dua orang anak.
Begitu juga jika ada dari pekerja yang menjadi korban meski tidak sedang bertugas atau dalam
kedinasan, tetap berhak atas santunan Jaminan Kematian senilai Rp 42 juta yang akan diberikan
kepada ahli waris yang sah. Untuk program ini juga berlaku beasiswa bagi dua orang anak
pekerja.
Selain itu, ahli waris pekerja yang meninggal dunia karena kecelakaan tersebut juga secara
otomatis akan mendapatkan Jaminan Hari Tua (JHT) yang merupakan tabungan pekerja semasa
masih aktif bekerja.
Lebih jauh, Krishna menyebutkan, atas nama manajemen BPJS Jamsostek menyampaikan duka
cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para penumpang Sriwijaya Air SJ182 .
Perusahaan juga memastikan perlindungan atas program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) atau
Jaminan Kematian (JKM) bagi para pekerja korban kecelakaan tersebut.
94

