Page 200 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 200
Judul Gaji Dipotong, Pekerja Bisa Dapat Subsidi Upah
Nama Media Jawa Pos
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL Pg2
Jurnalis FAL
Tanggal 2021-08-01 05:26:00
Ukuran 209x250mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 151.525.000
News Value Rp 454.575.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Selama pemotongan gaji tersebut dilampirkan
kepada BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek, Red)
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Mudah-mudahan sangat segera (proses
verifikasi data, Red)
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Selain itu, kota-kota di Jawa- Bali ini upah minimumnya
sudah di atas Rp 3,5 juta. Jadi, BSU diberikan kepada siapa?
Ringkasan
Program bantuan subsidi upah (BSU) 2021 sudah dimulai. Kabar baiknya, pekerja atau buruh
yang gajinya dipangkas karena efek pandemi Covid-19 berkesempatan mendapatkan bantuan
sebesar Rp 500 ribu per bulan itu. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah
menyatakan, pekerja yang gajinya dipotong hingga menerima di bawah Rp 3,5 juta atau di
bawah batas gaji yang ditentukan dalam lampiran Peraturan Menteri Ketenagakerjaan
(Permenaker) Nomor 16 Tahun 2021 bisa menerima BSU. "Selama pemotongan gaji tersebut
dilampirkan kepada BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek, Red)," ujarnya kemarin (31/7).
GAJI DIPOTONG, PEKERJA BISA DAPAT SUBSIDI UPAH
Program bantuan subsidi upah (BSU) 2021 sudah dimulai. Kabar baiknya, pekerja atau buruh
yang gajinya dipangkas karena efek pandemi Covid-19 berkesempatan mendapatkan bantuan
sebesar Rp 500 ribu per bulan itu.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, pekerja yang gajinya dipotong
hingga menerima di bawah Rp 3,5 juta atau di bawah batas gaji yang ditentukan dalam lampiran
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2021 bisa menerima BSU.
"Selama pemotongan gaji tersebut dilampirkan kepada BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek,
Red)," ujarnya kemarin (31/7).
199

