Page 209 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 209
Judul Dampak Pandemi Covid-19, Lion Air Group Rumahkan 8 Ribu Karyawan
Nama Media beritajatim.com
Newstrend Kinerja Lion Air Group
Halaman/URL https://beritajatim.com/ekbis/dampak-pandemi-covid-19-lion-air-
group-rumahkan-8-ribu-karyawan/
Jurnalis Renni Susilawati
Tanggal 2021-08-01 03:54:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
positive - Danang Mandala Prihantoro (Corporate Communications Strategic of Lion Air Group)
Selama mereka (karyawan) yang berstatus dirumahkan, Lion Air Group akan berusaha
membantu memberikan dukungan biaya hidup sesuai kemampuan perusahaan. Selama
dirumahkan akan diadakan pelatihan secara virtual (online) sesuai dengan bagian (unit) masing-
masing. Keputusan ini berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut
positive - Danang Mandala Prihantoro (Corporate Communications Strategic of Lion Air Group)
Lion Air Group juga mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh karyawan serta dari berbagai
pihak hingga sampai saat ini masih beroperasi. Harapan utama pandemi Covid-19 segera
berakhir, sehingga operasional dan layanan penerbangan normal kembali
Ringkasan
Lion Air Group merumahkan sebanyak kurang lebih 8 ribu karyawannya terkait dampak pandemi
covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir. Corporate Communications Strategic of Lion Air
Group, Danang Mandala Prihantoro menyatakan Lion Air Group mengumumkan pengurangan
tenaga kerja dengan merumahkan karyawan (status tidak Pemutusan Hubungan Kerja/ PHK)
menurut beban kerja (load) di unit masing-masing yaitu kurang lebih prosentase 25%-35%
karyawan dari 23.000 karyawan.
DAMPAK PANDEMI COVID-19, LION AIR GROUP RUMAHKAN 8 RIBU KARYAWAN
Lion Air Group merumahkan sebanyak kurang lebih 8 ribu karyawannya terkait dampak pandemi
covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menyatakan
Lion Air Group mengumumkan pengurangan tenaga kerja dengan merumahkan karyawan
208

