Page 28 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 28

Judul               Hobi Mengajar Sejak Muda
                Nama Media          Kontan Tabloid
                Newstrend           Latar Belakang Menteri Ketenagakerjaan
                Halaman/URL         Pg21
                Jurnalis            *
                Tanggal             2021-08-02 06:08:00
                Ukuran              234x136mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 15.912.000

                News Value          Rp 79.560.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif

              Narasumber


              positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Mengajar adalah panggilan hati


              Ringkasan

              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  memiliki  latar  belakang  sebagai  santri  di
              Nahdlatul Ulama (NU). Pendidikan agama ia dapatkan selama bertahun-tahun. Dekat dengan
              dunia mengajar, maka tak heran Ida muda punya hobi mengajar. Pada usia 20 tahunan, ia
              sempat mengabdikan dirinya mengajar sebuah sekolah meneIngah atas (SMA) di Jombang dan
              Mojokerto, Jawa Timur. "Mengajar adalah panggilan hati," ungkap Ida.



              HOBI MENGAJAR SEJAK MUDA

              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  memiliki  latar  belakang  sebagai  santri  di
              Nahdlatul Ulama (NU). Pendidikan agama ia dapatkan selama bertahun-tahun. Dekat dengan
              dunia mengajar, maka tak heran Ida muda punya hobi mengajar.

              Pada usia 20 tahunan, ia sempat mengabdikan dirinya mengajar sebuah sekolah meneIngah
              atas (SMA) di Jombang dan Mojokerto, Jawa Timur. "Mengajar adalah panggilan hati," ungkap
              Ida.

              Hobi mengajar itu juga masih melekat hingga ia duduk menjadi menteri di kabinet Jokowi. Dalam
              beberapa  kesempatan,  Ida  masih  sempat  memberikan  pelatihan  kepada  jajaran  aparat  di
              kementerian yang ia pimpin.

              Sebisa mungkin, ia tidak mewakilkan ke orang lain. Ketika ditanya apakah nanti sudah tidak
              menjadi menteri ia masih mau mengajar, dengan semangat ia mengatakan itu memang sudah
              ia rencanakan. Bisa terus mengajar membuat ia merasa terus semangat menjalani hidup.
              Riwayat pendidikan:

              Sarjana Hukum, IAIN Sunan Ampel, Surabaya



                                                           27
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33