Page 288 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 288

Judul               Wamenkeu: BSU Bisa Dimanfaatkan untuk Kebutuhan Hidup
                Nama Media          republika.co.id
                Newstrend           BLT BPJS Ketenagakerjaan
                Halaman/URL         https://republika.co.id/berita/qx3kz0354/wamenkeu-bsu-bisa-
                                    dimanfaatkan-untuk-kebutuhan-hidup
                Jurnalis            Bayu Hermawan
                Tanggal             2021-07-31 14:04:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              neutral - Suahasil Nazara (Wakil Menteri Keuangan) Ini menurut survei bersama Tim Nasional
              Percepatan  Penanggulangan  Kemiskinan  (TNP2K),  BPJS  Ketenagakerjaan,  Kementerian
              Ketenagakerjaan, dan Sekretariat Wakil Presiden

              positive  -  Suahasil  Nazara  (Wakil  Menteri  Keuangan)  Maka  dari  itu  pada  akhirnya  BSU  ini
              digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa pandemi



              Ringkasan

              Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan penerima bantuan subsidi upah (BSU)
              dapat memanfaatkan insentif tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa pandemi. "Ini
              menurut survei bersama Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), BPJS
              Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Sekretariat Wakil Presiden," ujar Suahasil
              dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu (31/7).



              WAMENKEU: BSU BISA DIMANFAATKAN UNTUK KEBUTUHAN HIDUP

              Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan penerima bantuan subsidi upah (BSU)
              dapat memanfaatkan insentif tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa pandemi.

              "Ini menurut survei bersama Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K),
              BPJS  Ketenagakerjaan,  Kementerian  Ketenagakerjaan,  dan  Sekretariat  Wakil  Presiden,"  ujar
              Suahasil dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu (31/7).

              Suahasil menyebutkan, survei tersebut dilakukan kepada 1.798 orang di 90 kabupaten/kota di
              34 provinsi pada 24 Maret 2021-5 Mei 2021. Selain itu, survei turut menunjukkan bahwa 56,4
              persen penerima  BSU  adalah Pekerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau pekerja
              kontrak  dan  rata-rata  memiliki  gaji  pokok  Rp2,9  juta,  atau  penghasilan  keseluruhannya


                                                           287
   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292   293