Page 457 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 457
Judul Mesin Pemanas Uap di PT HJ Busana Meledak, 1 Tewas dan 2 Buruh
Luka Berat
Nama Media sindonews.com
Newstrend Ledakan Mesin PT HJ Busana
Halaman/URL https://daerah.sindonews.com/read/497366/701/mesin-pemanas-uap-
di-pt-hj-busana-meledak-1-tewas-dan-2-buruh-luka-berat-1627650424
Jurnalis Wilda Topan
Tanggal 2021-07-30 20:19:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Kompol Parlan (Kapolsek Cicurug) Kami belum bisa memastikan penyebab
meninggalnya korban, lantaran menunggu hasil penyelidikan Satreskrim Polres Sukabumi
Ringkasan
Kepanikan melanda para buruh di PT HJ Busana. Mereka lari berhamburan menyelamatkan diri,
setelah terjadi ledakan hebat pada mesin pemanas uap. Satu orang buruh tewas, dan dua lainnya
mengalami luka berat dalam peristiwa ini. Meledaknya mesin pemanas uap tersebut, terjadi di
Bentent Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Para buruh langsung
menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman, sementara para korban langsung dilarikan ke
rumah sakit.
MESIN PEMANAS UAP DI PT HJ BUSANA MELEDAK, 1 TEWAS DAN 2 BURUH LUKA
BERAT
Kepanikan melanda para buruh di PT HJ Busana. Mereka lari berhamburan menyelamatkan diri,
setelah terjadi ledakan hebat pada mesin pemanas uap. Satu orang buruh tewas, dan dua lainnya
mengalami luka berat dalam peristiwa ini. Meledaknya mesin pemanas uap tersebut, terjadi di
Bentent Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Para buruh langsung
menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman, sementara para korban langsung dilarikan ke
rumah sakit.
Buruh yang tewas akibat ledakan mesin pemanas uap tersebut, diketahui bernama Unja (40).
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk memastikan penyebab
ledakan yang mengakibatkan korban tewas dan luka berat Kapolsek Cicurug, Kompol Parlan
mengatakan, jika kejadian ini akibat meledaknya mesin pemanas uap yang ada di dalam pabrik,
hingga menewaskan satu orang dan dua orang lainnya mengalami luka. "Kami belum bisa
memastikan penyebab meninggalnya korban, lantaran menunggu hasil penyelidikan Satreskrim
Polres Sukabumi," tegasnya.
456

